TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com — Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau memastikan persiapan menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP tidak terpengaruh dengan pelaksanaan Pemilu 17 April 2019.

“Kami sudah melakukan tiga kali simulasi untuk mematangkan persiapan jelang UNBK tanggal 22-25 April 2019,” kata Kepala Disdik Tanjungpinang, Dadang Abdul Gani, Senin (15/4).
Menurut Dadang, UNBK se-Kota Tanjungpinang akan diikuti 28 sekolah negeri maupun swasta, dengan jumlah peserta sebanyak 3.649 siswa.
Rata-rata sekolah yang melaksanakan UNBK tersebut menumpang di SMA/SMK negeri setempat, karena tidak memiliki jaringan komputer dan internet.
“Kecuali SMPN 1 Tanjungpinang dan beberapa sekolah swasta yang melaksanakan UNBK secara mandiri,” ucapnya.
Selain itu, lanjut Dadang, dari total sekolah yang ikut UNBK itu, lima sekolah di antaranya terpaksa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP), sebab minimnya sarana serta prasarana UNBK.
“Seluruh sekolah yang memiliki sarana dan prasarana UNBK sudah terisi. Hanya lima sekolah itu melakukan UNKP,” ungkapnya.
Dadang menambahkan, sejauh ini pihaknya tidak menemukan kendala jelang UNBK, namun yang dikhawatirkan saat pelaksanaan nanti ialah gangguan server dari pusat serta faktor alam seperti pohon tumbang dan mati lampu.
Untuk mengantisipasi mati lampu, lanjutnya, Disdik Tanjungpinang sudah berkoordinasi dengan PLN setempat supaya ada petugas yang menunggu di tiap-tiap sekolah yang menggelar UNBK .
“Alhamdulillah mereka siap membantu. Bahkan PLN meminjamkan tiga mesin genset untuk menunjang pelaksanaan UNBK nanti,” ujar Dadang.
(Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here