TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Sejumlah Warga RT 01/RW 01, Gudang Minyak, Kelurahan Tanjung Unggat, Kecamatan Bukit Bestari mengajukan protes terhadap Lurah Tanjung Unggat yang melantik Ketua RT 01. Pasalnya, banyak warga setempat tidak menerima undangan atau tidak terlibat dalam pemilihan Ketua RT 01.

Inilah surat protes warga RT 01

“Tiba-tiba saja dilantik sama Lurah, terus dalam surat yang diterima Lurah, bahwa pemilihan tersebut secara aklamasi dikarenakan hanya calon tunggal. Ini jelas tidak benar dan penipuan, disini ada beberapa warga yang ingin maju jadi RT, tapi kami tidak diundang dalam pemilihan, ada pemilihan warga sini pun tidak tahu,” kata warga setempat yang namanya tidak mau disebutkan, Senin (05/08/2019).

Dalam surat panitia pemilihan RT 01 yang ditandatangani oleh Ketua Panitia dan sekretaris serta tiga anggotanya menetapkan Sumiyono terpilih secara aklamasi dikarenakan hanya terdapat calon tunggal.

“Pertanyaannya, apa dia ada undang warga ? Terus kok tiba-tiba terpilih secara aklamasi, berita acaranya hanya 5 orang yang tanda tangan, absensi rapatnya mana,” katanya dengan nada sedikit tinggi.

Inilah surat yang menjadi dasar Lurah Tanjung Unggat melantik RT 01.

“Kalau Lurah mengerti Fungsinya pasti dia akan mengawasi warganya, ini hanya tahu menerima surat saja terus dasar surat itulah dilantiknya, tanpa melihat pemilihan Ketua RT tersebut tidak sesuai prosedur tanpa mengundang warga setempat, padahal ada calon yang mau maju menjadi RT,” ujarnya lagi.

Inilah surat yang menjadi dasar Lurah Tanjung Unggat Melantik RT 01

Sementara itu, salah seorang warga setempat bernama Ali Ahmad juga membeberkan, bahwa berita acara yang diserahkan panitia kepada Lurah tidak ada terlampir absensi rapat. Dia menganggap dasar surat yang yang dipegang Lurah untuk melantik RT 01 cacat administrasi.

Ali membandingkan berita acara pemilihan RT lain dengan di RT nya tersebut berbeda. Absensi dalam rapat pemilihan harusnya ada dilampirkan, lalu rujukan itulah bisa dilantik oleh Lurah setempat.

“Namun ini berbeda. Lurah Tanjung Unggat melantik dengan dasar surat 2 lembar dari Panitia, lagian warga juga sudah mensurati ke Lurah bahwa tidak terlibat dalam pemilihan itu, bahkan surat edaran untuk penjaringan pencalonan RT juga tidak ada dibagikan,” tungkasnya.

Sejumlah warga juga berniat, jika pelantikan RT tersebut tidak dibatalkan dan tidak mengikuti prosudur yang berlaku, sejumlah warga akan menempuh jalur hukum karena tidak terlibat dalam pemilihan serta berita acara yang dibuat diduga direkayasa untuk kepentingan tertentu sehingga memunculkan calon tunggal dan secara aklamasi.

Lurah Tanjung Unggat, Muhammad Mirwansyah mengakui dirinya melantik Ketua RT 01 berdasarkan berita acara yang diserahkan oleh Panitia Pemilihan.

“Harusnya pemilihan RT dilakukan secara musyawarah yang ada dalam berita acara,” kata Lurah.

Lurah mengatakan, dengan masuknya surat protes dari warga setempat, ia berjanji akan memanggil panitia pemilihan RT untuk dilakukan audensi dengan warga kemudian mempertanyakan kembali ke Panitia perihal tidak diundangnya warga.

“Potensi pemilihan ulang itu ada, kita akan panggil terlebih dahulu panitia dan warga untuk duduk audensi,” paparnya.

Meskipun terbukti dengan kedatangan warga yang mengakui bahwa tidak dilibatkan, Mirwansyah tetap terlebih dahulu akan meminta informasi ke Panitia.

“Kita tanya dulu ke panitianya,” katanya.

Terkait tidak adanya Absensi rapat panitia pemilihan RT dasar untuk melantik RT, Mirwansyah mengaku tidak masalah, surat tersebut nanti akan dimintanya ke Panitia.

“Nanti kita minta absensinya, siapa yang tanda tangan itulah pesertanya,” sebut Lurah.

Dihubungi terpisah, Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Ashady Selayar menjelaskan, apabila pemilihan RT tidak melibatkan warga setempat, maka sangat jelas pemilihan tersebut melanggar Perda No 1 Tahun 2016 tentang Lembaga Kemasyarakatan.

“Sebab, dalam Perda no 1 tahun 2016 tentang Lembaga Kemasyarakatan, menyebutkan pemilihan RT wajib melibatkan seluruh warga setempat yang masuk di RT tersebut,” jelasnya.
(Ak)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here