NATUNA, SIJORITODAY.com – – Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Antar Lembaga Kabupaten Natuna, Ronni Indra belum lama ini kembali melakukan pertemuan dengan Assisten Diplomtic dan Directur politic embassy Jepang, Mr Takonai, di kantor Kedubes Jepang, Jakarta.

Menurut Ronni Indra, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut terkait rencana investasi yang akan dilakukan Jepang di Kabupaten Natuna pasca Bupati Natuna, Hamid Rizal diundang ke negara itu baru-baru ini.

“Dalam pertemuan ini, kami juga mengagendakan kembali pertemuan antara Bupati Natuna dan Dubes Jepang untuk membahas investasi tersebut,” ungkap Roni, Minggu (4/8).

Lanjut Ronni, Pemkab Natuna sangat serius bahkan akan terus menggesa realisasi investasi Jepang di Natuna.

Meskipun Kepri saat ini dalam kondisi yang kurang baik, kata Ronni, pihaknya tetap optimis investasi tersebut akan tetap terwujud.

“Kami terus berupaya agar Jepang menepati janji investasinya. Sehingga dapat mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Natuna dan Kepri pada umumnya” ucapnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Pemkab Natuna mendapatkan dana Hibah 100 Milyar dari Pemerintah Jepang, terdiri 56 Milyar untuk pembangunan Pasar Perikanan yang akan dibangun di Pusat Kota Ranai dan 46 Milyar pembangunan sentral Perikanan terpadu di selat lampa.

“Kita akan raealisasi itu Tahun depan, sambil menunggu Izin Hamdal dari pihak Propinsi Kepri, tentu semua keberhasilan ini perlu kita syukuri bersama,” tutup Ronnie Indra.

Dia menambahkan, peluang investasi di Natuna dari Negara tetangga ini menjadi tujuan Pemkab Natuna dalam mengedepankan kesejahretaraan masyarakatnya.

Peluang demi peluang, semakin digarap untuk mendatangkan investor ke negeri perbatasan itu.

“Jika dikucurkan dana hibah tersebut, Insyallah perkembangan Natuna semakin pesat, tentunya dampak besar buat PAD kita,” terangnya.
(Aya/mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here