TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com — Mantan Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi Kepri, Azman Taufik mengakui diperiksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri sebagai saksi terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian izin tambang di Kabupaten Bintan.
“Iya, diperiksanya sekitar seminggu yang lalu,” kata Azman Taufik di Tanjungpinang, Selasa.
Azman mengaku ditanya jaksa seputar proses administrasi penerbitan izin pertambangan di Bintan.
Dalam keterengannya, Azman menyatakan  pemberian izin pertambangan tersebut sudah prosedural.
“Dari segi administrasi sudah sesuai prosedur. Jadi tidak ada masalah,” ujarnya.
Dirinya juga meyakini tidak bersalah dalam penerbitan izin pertambangan itu.
Meski, namanya mencuat berpotensi menjadi tersangka menyangkut kasus tersebut.
“Saya yakin tak bersalah, kalaupun ditetapkan jadi tersangka, harus siap lahir dan batin,” ungkap Azman.
Kepala Kejati Kepri, Edy Birton membenarkan pihaknya meminta keterangan sejumlah pejabat terkait dugaan kasus korupsi tersebut.
Selain Kepala PTSP, Azman Taufik, Kepala Dinas ESDM, Amjon juga sudah diperiksa oleh pihaknya.
“Ada indikasi penyalahgunaan wewenang pemberian izin pertambangan di Bintan,” ujar Edy Birton.
Edy menegaskan dalam waktu dekat tim penyidik akan mengumumkan tersangka dalam kasus tersebut.
“Kami masih menunggu audit BPKP terkait kerugian negara akibat kasus itu,” tutupnya.
(Mn)
Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here