TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah salah seorang pengusaha bauksit, Hendi HDS yang beralamat di Jalan Ir. Sutami, Tanjungpinang, Kepri, Rabu (21/8).

Juru bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkat WhatsApp, mengatakan penggeledahan ini terkait proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) operasi produksi dari Pemkab Kotawaringin Timur, dengan tersangka SH, Bupati Kotawaringin Timur.

Dalam kasus tersebut, kata Febri, SH diduga menerbitkan Surat Keputusan IUP operasi produksi seluas 1.671 Hektar kepada PT FMA yang berada di kawasan hutan.

Sementra SH sudah mengetahui bahwa PT FMA belum memiliki sejumlah dokumen perizinan, seperti ijin lingkungan/AMDAL dan persyaratan lainnya yang belum lengkap.

“Diduga kerugian keuangan negara pada perkara ini sekitar Rp 5,8 triliun dan US$ 711 ribu yang dihitung dari eksplorasi hasil pertambangan bauksit, kerusakan lingkungan dan kerugian kehutanan akibat produksi dan kegiatan pertambangan yang dilakukan¬† PT FMA, PT BI dan PT AIM,” jelasnya.

Lanjut Febri, Sejauh ini pihaknya telah mengamankan satu koper besar berisi dokumen-dokumen terkait pengurusan IUP PT. FMA.

Pantauan di lapangan, tim penyidik KPK mulai menggeledah rumah Hendi HDS sekitar pukul 16.00 WIB.

Penggeledahan ini juga dikawal ketat aparat kepolisian lengkap dengan senjata laras panjang.

(Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here