TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com–Kegiatan ekspor Provinsi Kepulauan Riau bulan Agustus 2019 dibanding Juli 2019 turun sebesar 27,49 persen, yaitu dari 1.406,66 juta dolar AS menjadi 1.020,03 juta dolar AS.
Kepala Badan Pusat Statistik Kepri, Zulkifli, Sabtu, menyatakan penurunan nilai ekspor Agustus 2019 disebabkan turunnya ekspor sektor migas sebesar 71,44 persen.
Namun, kata dia, ekspor nonmigas Agustus 2019 justru naik 12,63 persen atau mencapai 828,34 juta dolar AS dibanding Juli 2019.
“Ekspor nonmigas HS2 digit terbesar Agustus2019 adalah golongan barang mesin/peralatan listrik (HS 85) sebesar 292,55 juta dolar AS,” kata Zulkifli.
Menurut Zulkifli, secara kumulatif ekspor Kepri Januari-Agustus 2019 mencapai
1.576,58 juta dolar AS dengan peranan terhadap ekspor nonmigas sebesar 31,60 persen.
Ekspor ke Singapura pada bulan Agustus 2019 mencapai nilai terbesar yaitu 426,16 juta dolar AS, sedangkan secara kumulatif Januari-Agustus 2019 mencapai 4.315,74 juta dolar AS dengan kontribusinya mencapai 53,61 persen.
Nilai ekspor Kepri Januari-Agustus 2019
terbesar melalui Pelabuhan Batu Ampar 2.333,10 juta dolar AS, diikuti Pelabuhan Tarempa 1.514,60 juta dolar AS, Pelabuhan Belakang Padang 1.208,74 juta dolar AS, Pelabuhan Sekupang 1.194,84 juta dolar AS, dan Pelabuhan Tanjung Balai Karimun 791,90 juta dolar AS.
“Kontribusi kelima Pelabuhan terhadap kumulatif ekspor Januari-Agustus 2019 sebesar 87,49 persen,” tutur Zulkifli.
(Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here