ANAMBAS, SIJORITODAY.com – Polres Kepulauan Anambas melalui Kasatgasres IPTU Robinsar Tampubolon, SH melaksanakan Ops Bina kusuma seligi 2019 di Tempat kost-kostan yang beralamat di Jln. Batu Balai Rt.001/Rw.001 Desa Sri Tanjung Kecamatan Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas, Sekitar Pukul 12.30 Wib s/d 13.30 Wib, Selasa (24/09/19).

Giat ini merupakan operasi kewilayahan dan nantinya akan berjalan selama 30 hari kedepan dengan tujuan mencegah penyakit masyarakat (pekat) yang sering muncul dan membudaya ditengah-tengah masyarakat sehingga menimbulkan dampak sosial yang tidak baik dikehidupan masyarakat sehari-hari.

Ops bina kusuma seligi 2019 ini mengedepankan upaya pembinaan dan pencegahan yang dilakukan Polri terhadap masyarakat, Giat di Pimpin oleh Kasatgasres IPTU Robinsar Tampubolon, SH Beserta 13 orang Personil.

Sebelum melaksanakan Giat, para petugas ini terlebih dahulu melaksanakan Apel di halaman depan Mapolsek Siantan yang dipimpin oleh Kasatgasres IPTU Robinsar Tampubolon, SH dengan memberikan App ttg CB, TO dan sasaran kegiatan, Memberikan App ttg SOP dan tata cara dalam pelaksanaan kegiatan.

Dalam giat itu, Polisi juga melakukan tindakan berupa Pemeriksaan Indentitas, Penggeledahan badan dan barang, Mendata dan Mengambil Fhoto (Dokumentasi), Melakukan Binluh untuk Pembinaan, serta Memberikan himbauan kepada penghuni kamar kost-kostan agar selalu menjaga situasi kamtibmas yang aman.

Dari hasil pemeriksaan di tempat kost-kostan ditemukan 8 (delapan) orang penghuni kamar kost-kostan, dan Berdasarkan hasil interogasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian bahwa penghuni kost-kostan diduga sebagai wanita pemandu suara yang beroperasi di tempat-tempat hiburan malam (tempat karaoke).

Selain itu, Polisi juga melakukan pemeriksaan badan dan tempat dari anak kost ini namun pihak kepolisian tidak menemukan barang-barang terlarang seperti Sajam, Narkoba, Miras, atau barang-terlarang lainnya.

Kasatgasres IPTU Robinsar Tampubolon, SH beserta personil yang terlibat kepada seluruh penghuni kamar kost-kostan menghimbau agar tidak menjadikan kamar kost-kostan sebagai sarana untuk melakukan Tindak Pidana seperti Perjudian, Prostitusi, Penyalahgunaan obat-obat terlarang (Narkoba), dan tindak pidana atau perbuatan yang melanggar hukum lainnya.

Selain itu Kasatgasres IPTU Robin juga menghimbau kepada pemilik kost-kostan agar setiap orang yang akan menghuni kamar kost wajib di laporkan kepada perangkat masyarakat seperti Ketua RT, Ketua RW, sampai Kepala Desa.

Ops Bina kusuma akan terus dilakukan dengan melaksanakan pengecekan dan razia dengan harapan bisa meminimalisir tindak pidana dan aksi kejahatan lebih mudah diteksi dan di ungkap. (Bg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here