TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com — Penasehat Hukum Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Andi Asrun resmi mundur mulai hari ini, Rabu (25/9/19)

“Pagi ini saya mengirim via Kilat Khusus Surat kepada “Kepala Biro Hukum Pemprov Kepri” soal pengunduran diri sebagai Penasehat Hukum Pemprov Kepri dengan didasari alasan untuk menghindari konflik kepentingan,” ujar Andi Asrun.

Asrun meyakini Kepala Biro Hukum dengan latar belakang dan pengetahuan Sarjana Hukum-nya bisa memahami masalah tersebut.

“Saya tidak mungkin memberi bantuan Hukum secara bersamaan kepada Nurdin Basirun, Gubernur Kepri Non-aktif dan sekaligus kepada pejabat-pejabat Pemprov Kepri yang diperiksa sebagai tersangka dan diperiksa sebagai saksi dalam perkara ini,” ujarnya.

Dirinya mengaku harus memilih membela kliennya, Nurdin Basirun karena telah diminta langsung dari pihak keluarga serta mendapat surat kuasa dari Nurdin Basirun.

“Dalam posisi seperti ini tentunya saya berusaha keras untuk melakukan pembelaan hukum kepada klien saya, termasuk mengajukan saksi-saksi kepada penyidik dan dalam proses peradilan guna memberi keterangan yang dapat memperjelas posisi hukum Pak Nurdin dan sekaligus meringankannya,” sebutnya

Asrun juga mengcungkan jempol kepada Plt Guebrnur Kepri, Isdianto yang siap diperiksa KPK.

“Lebih bagus lagi jika Isdianto langsung bersurat ke KPK menyatakan bersedia jadi saksi untuk Pak Nurdin,” tegasnya.

(Mn)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here