ANAMBAS, SIJORITODAY.com – Malam ke 3 kegiatan Festival Pesona Seni dan Budaya Melayu yang di selenggarakan Sanggar Seni Tuah Sakti di halaman Kantor Bupati Lama, Selasa (24/09/19) malam berlangsung meriah.

Semaraknya acara terlihat jelas disaat para peserta lomba satu persatu menunjukkan kebolehannya ketika berada di atas panggung. Persembahan yang disajikan oleh para peserta memukau mata para penonton yang berada di area Panggu Festival.

Para peserta Lomba Lagu Melayu kebanyakan mempersembahkan lagu yang berjudul “ANAMBAS” dan “Padang Pusara” Ciptaan Bapak Apandi Yacoeb (alm) semakin menambah serunya semarak Panggung Festival.

Ratusan Penonton yang berasal dari Kota Tarempa terutama kaum ibu-ibu berbondong-bondong memadati halaman Kantor Bupati Lama untuk menyaksikan acara secara langsung.

Salah satu penonton kepada awak media ini menuturkan bahwa dengan adanya Festival ini mengingatkan mereka akan masa lalu, karena mereka dulu juga sering mengikuti acara kesenian daerah seperti sekarang ini.

“Saya dulu sewaktu muda sering juga ikut perlombaan Lagu Melayu maupun Tarian Melayu Anambas seperti Tari Mak Inang Pulau Kampai maupun Tari Patah sembilan,” Tutur Ibu Yanti salah seorang Penonton.

Dia mengharapkan kesenian daerah seperti ini terus dilaksakan supaya seni dan budaya Melayu Anambas terus terjaga kelestariannya.

“Kegiatan seperti inilah yang mesti kita selenggarakan, bila perlu dijadikan agenda Tahunan, sehingga ada penerus yang akan meneruskan kesenian Daerah asli Anambas, Libatkan semua kalangan agar Kesenian Daerah yang bersifat Lokal tetap terjaga dan tidak hilang jati dirinya,”Harapnya.

Para Dewan Juri Festival Seni Dan Budaya Melayu

Sementara, H. Kamaruzzaman alias H. Mamay saat dijumpai media ini mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan mengangkat dan memperkenalkan Seni dan Budaya Melayu Anambas kepada generasi muda saat ini.

“Karena kita tahu dari Tarempa ini ada seniman besar yang telah mendunia yaitu Penyair Ibrahim Sattah dengan Sajaknya. Diantara banyak sajak yakni Sajak yang berjudul Dandandid dan Sansauna,” Tutur H. Mamay Dewan Juri dan juga selaku Pengamat Seni dan Budaya Melayudi Tarempa, Rabu (25/09/19).

Selain itu kata dia, Festival Pesona Seni dan Budaya Melayu Ke III ini juga mengangkat Lagu-lagu bernuansa Melayu hasil karya Seniman Pencipta Lagu terbanyak dan Terbaik Anambas yakni Bapak Apandi Yacoeb (alm).

“Beliau (Apandi-alm) mengangkat budaya Melayu Anambas melalui lagu-lagu ciptaannya. Lagian beliau banyak menciptakan lagu-lagu Melayu yang religius, Salah satunya yakni Lagu yang berjudul Padang Pusara dan Anambas,”Tambahnya.

Lanjut dia, Tujuan utama dari kegiatan ini untuk memperkenalkan kembali kepada kaum pelajar bahwa Anambas memiliki Seniman hebat seperti Ibrahim Sattah (alm) dan Bapak Apandi Yacoeb (alm).

Dengan diselenggarakan Festival Seni dan Budaya Melayu Anambas ini diharapkan agar Pemerintah Daerah mendukung secara penuh agar kesenian Daerah tetap terus berkembang sampai ke akhir zaman.

“Harapan kedepan pemerintah dan seluruh stakeholder agar lebih peduli dalam menggali dan melestarikan seni dan budaya Melayu anambas, sehingga Kesenian Daerah ini tidak hilang begitu saja,” Pungkasnya. (Bg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here