Anggota DPRD Kepri, Ing Iskandarsyah. Foto: ist
TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com — Kelangkaan BBM jenis solar dan premium yang terjadi di Pulau Bintan beberapa waktu belakangan ini disorot oleh anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Iskandarsyah.
Menurut Iskandarsyah, PT Pertamina (Persero) yang ditunjuk oleh negara untuk menyalurkan BBM bersubsidi, harus aktif mengontrol SPBU dalam pendistribusiannya.
Dia mengatakan, tiap-tiap SPBU wajib punya cctv, karena itu bisa membuktikan bahwa petugas SPBU bekerja dengan baik dan benar saat mengisi BBM ke kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Masa iya, mengisi BBM untuk mobil bisa sampai sepuluh menit. Setahu saya, rata-rata full tank itu bisa tiga sampai empat menit,” kata Iskandarsyah, Selasa (8/10/2019).
Politis PKS itu menyarankan agar aparat kepolisian mengecek cctv yang ada di SPBU terkait dugaan penyelewengan BBM subsidi.
“Coba saja cek. Dari sana akan terlihat apakah memang ada indikasi penyelewengan BBM atau tidak,” tutur Iskandarsyah.
Sementara itu, Wakapolda Kepulauan Riau, Brigjen Polisi Yan Fitri Halimansyah, mengaku pihaknya terus memonitor kelangkaan BBM yang terjadi di Pulau Bintan.
Sejauh ini, kata dia, belum ada laporan atau penindakan hukum terkait dugaan penyelewengan BBM.
“Kami terus awasi, akan ada tindakan tegas bagi siapapun yang berani menyelewengkan BBM,” sebut Yan Fitri.
(Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here