TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Seorang Kepala Bidang Penetapan Pajak BP2RD dan pihak dari Bank BTN memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Tanjungpinang. Masing-masing hadir di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) pada pukul 13.39 WIB dan 14.01 WIB, Rabu (06/11).

Sebelumnya, Rizki Rahmatullah menyampaikan, pemeriksaan bersangkutan terkait dugaan penggelapan pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“Pemeriksaan yang bersangkutan untuk dimintai keterangannya terkait kasus dugaan penggelapan pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Tanjungpinang,” ujarnya.

Rizki menambahkan, hari ini ada tiga yang mau dimintai keterangan terkait kasus tersebut.

“Ada tiga yang dipanggil hari ini Kabid di BP2RD dan pihak bank BTN, yang satu lagi ada belum datang, ditunggu saja,” tutupnya.

Awak media yang sudah menunggu lama dan ingin mewawancarai, namun saat tiba kedua pihak baik Kabid dan BTN tidak ada yang menjawab. Mereka milih diam dan langsung masuk ke dalam ruang pemeriksaan.

Hingga sekarang pemeriksaan terhadap Kepala Bidang Penetapan Pajak dan pihak Bank BTN masih berlanjut.

(Ham)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here