Pemerintah Kota Tanjungpinang telah mengusulkan besaran Upah Minimum Kota(UMK) tahun 2020 ke Gubernur Provinsi Kepri.

“Sudah di usulkan, terkait berapa tanya ke pak Hamalis (Selaku Kepala Disnaker Kota Tanjungpinang),” Kata Syahrul dengan singkat pada Senin (18/11).

Kepala Disnaker Kota Tanjungpinang Hamalis mengatakan, kenaikan UMK ini dilaksanakan dengan adanya rapat Dewan Pengupahan, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

“UMK yang kita usulkan sebesar Rp.3.009.600,” ucapnya.

Seperti diketahui, sebelumnya UMK tahun 2019 sebesar Rp 2.771.172. Hamalis mengatakan, untuk perhitungan UMK 2020 ini sudah melalui rumus yang sudah dipatok oleh Provinsi yakni pertumbuhan ekonomi, dan inflasi.

“Sesuai dengan rumusannya, maka kenaikan UMK sekitar 8,51%,” ujarnya.

Hamalis juga berharap menjelang penetapan UMK 2020, agar pengusaha dapat berembuk dengan pekerja karyawan untuk menyepakati gaji.

“Mungkin pengusaha yang mampu wajiblah, sedangkan perusahaan yang tidak mampu bukan tidak melarang, tentunya ada kesepakatan-kesepakatan bersama terlebih dahulu antara pekerja karyawan dan pengusaha dalam menyepakati gaji,” tutupnya.

(Ham)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here