NATUNA, SIJORITODAY.com — Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal membuka rapat koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Natuna tahun 2019 di Gedung Asrama Haji Mesjid Agung, Selasa (17/12/2019).

“Masalah pangan adalah prioritas karena apabila kebutuhan pangan tidak terpenuhi maka membawa dampak buruk bagi semua kalangan dan kami akan berupaya keras agar kebutuhan terpenuhi,” kata dia.

Oleh karena itu, ketersedian informasi data yang tepat, akan memudahkan dalam menetapkan prioritas intervensi program dan kegiatan. Program dan kegiatan akan lebih fokus sesuai dengan kebutuhan potensi wilayah.

Hamid juga mengatakan, Peta ketahanan dan kerentanan pangan Food Sercurity and Vulenrability Atlas (FSVA) menjadi salah satu instrumen acuan untuk membangun ketahanan pangan baik jangka pendek maupun jangka panjang.

” FSVA tingkat kabupaten menyediakan sarana bagi para pengambil keputusan dalam mengidentifikasi daerah yang lebih rentan,” terangnya.

Ia juga berharap agar program – program dari berbagai sektor seperti pelayanan jasa, pembagunan manusia dan infrastruktur yang berkaitan dengan ketahanan pangan, di harapkan dapat memberikan dampak yang lebih baik terhadap kehidupan serta ketahanan dan gizi masyarakat di tingkat desa.

Hadir dalam kegiatan ini, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dab Forum Koordinasi Perangkat Daerah (FKPD). (Iwan)

Editor: Taufik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here