BATAM, SIJORITODAY.com — Polisi menangkap empat orang yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) di kawasan wisata Pantai Tanjung Pinggir, Batam, Rabu (01/1/20) kemarin. Para pelaku mendapatkan uang sebesar Rp.20.000 per orang, sedangkan pengunjung tidak diberikan tiket maupun tanda masuk ke lokasi yang dituju

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan, atas laporan tersebut Subdit III Ditreskrimum bergerak cepat menuju lokasi untuk mengungkap praktek pungli yang meresahkan warga.

“Menanggapi laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyamaran sebagai pengunjung, dan didapati hasil bahwa benar telah terjadi praktek pungli yang meresahkan dan merugikan Masyarakat. Dan hasil pungli tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi para pelaku,” tutur Kombes Pol Harry Goldenhardt dalam siaran persnya.

Selanjutnya, keempat pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Sekupang untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.
Dijelaskan, keempat pelaku memiliki peran masing-masing dalam menjalankan aksinya, pelaku OW berperan sebagai Kordinator Lapangan, RI dan SF berperan sebagai penjaga pintu masuk dan bertugas meminta restribusi biaya masuk ke kawasan Pantai kepada pengunjung, sedangkan pelaku MM bertugas sebagai tukang parkir.

Dari keempat pelaku polisi mendapatkan barang bukti yaitu, 2 buah tas warna Coklat dan Hitam, serta uang Sebesar Rp3.840.000.
Diketahui, untuk kelanjutan kasus tersebut saat ini tengah ditangani oleh Polsek Sekupang. (Laka amun mama)

Editor: Taufik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here