TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – –¬†Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, Kepri mencatat sejak isu virus corona merebak, tak ada lagi turis asal negara China yang masuk ke Kota Tanjungpinang.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, Irwanto Suhaili, mengaku kondisi ini salah satunya disebabkan pemerintah China melarang warganya berpergian keluar negeri guna mencegah penularan virus tersebut.

“Imbasnya, kunjungan turis China ke Tanjungpinang mengalami penurunan drastis,” kata Irwanto, Sabtu (01/1/2020).

Sementara Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul, menyampaikan kondisi saat ini Tanjungpinang masih aman dari wabah corona. Ia pun meminta masyarakat tak perlu khawatir sambil tetap menjaga kesehatan diri dan lingkungan.

Dikatakannya, Pemkot Tanjungpinang bersama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) juga telah melakukan langkah antisipasi mencegah masuknya virus corona, dengan memasang alat “Thermal Scanner” atau pemindai suhu tubuh penumpang terindikasi corina di pintu kedatangan pelabuhan dan bandara.

“Pemkot turut menyiapkan rumah sakit rujukan di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang untuk menangani jika ditemukan pasien terpapar corona,” sebutnya.

Lebih lanjut, Ketua DPD Gerindra Kepri itu menegaskan tak melarang wisman China yang akan melakukan perjalanan ke Tanjungpinang.

Menurut dia, mayoritas turis China berkunjung ke Singapura terlebih dahulu, baru kemudian ke Tanjungpinang.

Sehingga kecil kemungkinan virus itu terbawa, karena sudah dicek dulu di negeri jiran tersebut.

“Wisman China ke Tanjungpinang pun kebanyakan transit saja. Mereka rata-rata menginap di kawasan wisata Lagoi, Kabupaten Bintan,” sebutnya. (Mn)

Editor: Taufik

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here