NATUNA, SIJORITODAY.com – – Bertempat di Warung Pak Lanjar Selemen Yogyakarta, Minggu (2/2/2020), Mahasiswa IPMKN-Yogyakarta gelar rapat Mengambil Sikap Terkait dengan kedatangan 243 orang Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan yang di Karantina di Natuna.

Pegambilan sikap terhadap penolakan kedatangan 243 orang Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan yang di Karantina di Natuna ini, Mahasiswa IPMKN-Yogyakarta menyatakan, Menyayangkan tidak adanya koordinasi sebelumnya dengan pemerintah daerah Natuna terkait Natuna akan dijadikan tempat karantina sehingga kebijakan yang dibuat menjadi terlihat memaksa dalam artian masyarakat Natuna tidak diberi jaminan keamanan terkait perihal tersebut sehingga akhirnya menimbulkan keresahan dan ketakutan. Kebijakan tersebut juga terlihat tanpa kajian mendalam mengenai letak lokasi karantina dengan permukiman; apa yang diterangkan di media tidak sesuai fakta di lapangan.

” Kami ikatan pelajar mahasiswa kabupaten natuna yogyakarta (IPMKNY) memohon kepada legislatif daerah untuk melakukan koordinasi kepada pemerintah terkait agar segera menemukan jalan tengah atau solusi terbaik guna dapat meredam panasnya situasi yang ada di Natuna dan Memohon kepada Kementrian Kesehatan untuk memberikan fasilitas kesehatan terbaik bagi WNI yang di karantina dan seluruh masyarakat setempat sebagai jaminan keamanan, ” permohonan Mahasiswa IPMKN-Yogyakarta

” Kami Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Natuna juga memohon untuk adanya pengkajian ulang mengenai lokasi karantina di Natuna karena kebijakan rencana lokasi karantina saat ini sangat dekat dengan permukiman, ” tambah mereka.

Mereka juga meminta agar Memfasilitasi keselamata, kesehatan dan keamanan masyarakat Natuna dalam pengadaan alat kesehatan yang di berikan kepada masyarakat Natuna sebagai bentuk pencegahan.

” Kami IPMKN YOGYAKARTA Menghimbau kepada masyarakat Natuna agar tetap tenang, menjaga keselamatan masing masing dan meminta pemerintah daerah memfasilitasi kesehatan masyarakat Natuna. Dalam bentuk pengadaan masker dan lain-lain, ” pungkas mereka.

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here