TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com- Empat pelajar SMP Negeri 7 Tanjungpinang yang tengah berenang di Pantai Trikora, Bintan, terseret ombak telah ditemukan, ini menjadi duka yang dalam untuk Kepala Sekolah ketiga korban tersebut.

Misnaneli, Kepala Sekolah SMP Negeri 7 Tanjungpinang merasa terpukul dengan kehilangan tiga siswanya tersebut.

“Sedih ya, karena anak ini sudah kelas 9, dimana sudah mulai akan menghadapi Ujian Nasional,” ujarnya.

Misnaneli pun mengatakan sebenarnya mereka bertiga kepantai trikora empat tersebut sudah lama di rencanakan oleh mereka.

“Mereka kepantai ini, bukan lah program dari sekolah, tapi rencana mereka memang sesama mereka saja,” Katanya saat ditemui di sekolah SMP Negeri 7 Tanjungpinang, Selasa (04/02/2020).

Namun, salah satu dari mereka ada yang izin berpergian dengan benar dan ada juga menyampaikan akan pergi ke Hotel Bali dengan orang tuanya.

“Pada hari itu ada yang memang jujur izin kepantai trikora, ada juga yang bilang berenang ke hotel bali, ternyata anak sampai lah kepantai trikora dengan 6 kendaraan motor,” ucapnya.

Merekapun 12 orang pergi ke pantai trikora empat pada hari minggu tersebut dengan memakai enam motor.

“12 orang mereka pergi, dua dari sekolah lain, 1 dari SMPIT Al-Madinah, kelas 9 itu 11 orang dan kelas 8, 1 orang,” ujarnya.

Saat mereka berenang ketengah mereka merasakan arus laut yang kuat, namun Delon korban yang selamat sempat menolong mereka bertiga, namun terlepas karena arus laut yang kuat.

“Satu orang kelas 8 ini tugasnya menjaga pakaian, hp mereka yang akan berenang, Si Delon itu orangnya pandai berenang, sewaktu itu delon sempat ingin menolong mereka bertiga, tetapi arus yang tidak memungkinkan menyebabkan Delon juga terbawa oleh ombak,” ungkapnya.

Misnaneli mengatakan mereka bertiga merupakan siswa yang baik, dimana mereka memiliki bakat dan kepintaran masing-masing.

“Keseharian mereka disekolah baik, Haikal salah satu pemain marawis, dan Sofyan dari kelas 7 sangat pintar, sementara Ronaldo Robinson anak yang tegas dalam menenangkan kelas yang bising disekolah,” ucapnya.

Ia pun merasa terpukul dengan kejadian yang menimpa ketiga siswa tersebut.

“Jadi kami merasa terpukul sekali kehilangan mereka bertiga,” ujarnya.

Ia pun merasa bersyukur mereka telah ditemukan, sehingga mereka bisa dikebumikan dengan layak.

“Alhamdulilah mereka ditemukan, dan sudah dikebumikan dengan layak seperti layaknya seorang jenazah pagi tadi,” tutupnya. (Ham)

Editor : Taufik

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here