TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Satres Narkoba Polres Tanjungpinang Berhasil mengungkap Tindak Pidana diduga Narkotika jenis Sabu dengan berat mencapai dari 8,5 Kilogram dengan dua kasus berbeda, Kamis (20/02/2020)

“Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi yang diterima jajaran Sat Resnarkoba Polres Tanjungpinang pada hari Minggu (09/02/) melalui pihak Lion Parcel, dimana ada paket mencurigakan yang diduga Narkotika dan langsung menuju kantor Lion Parcel di Kilomer 9 Tanjungpinang.”Kata Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang AKP Chrisman Panjaitan saat kongres pers

Anggota menemukan dua buah paket kardus, kemudian dibuka dan ditemukan di salah satu kardus, tepatnya di bawah tumpukan makanan ringan. Satu paket besar diduga narkotika jenis sabu dengan alamat penerima kiriman di Jl. Fatmawati , Gabek Gang Gabus Kota Pangkal Pinang sekitar 1,5 kilogram sabu-sabu

Setelah mendapat barang bukti, selanjutnya pada hari Rabu (12/02)tim dari Sat Resnarkoba Polres Tanjungpinang berkordinasi dengan pihak Lion Parcel Kota Pangkal Pinang untuk melakukan Control Delivery dan Undercover

“Paket tersebut dilakukan pengintaian hingga ke alamat dan diterima oleh Tersangka AR (33) laki-laki beralamat di Jl. Depati Amir Kota Pangkal Pinang kemudian langsung dilakukan penangkapan. Adapun berat kotor barang bukti diduga narkotika jenis sabu tersebut 1.500 (seribu lima ratus) gram atau 1,5 kilogram”Jelasnya

Sementara pada hari Kamis,(13/02)
tim Satreskoba Polres Tanjungpinang
mendapatkan informasi bahwa ada kapal speed yang dicurigai membawa narkotika jenis sabu yang akan dikirim ke Batam.

“Tim Sat Resnarkoba langsung menuju lokasi, yaitu di Plantar II Kota Tanjungpinang. Di sana tim mendapati barang bukti diduga narkotika jenis sabu yang hendak dibawa ke Batam.”ungkapnya

Selanjutnya tim melakukan Control Delivery dari barang bukti tersebut hingga ke Batam dan melihat seorang laki-laki sedang memasukkan sebuah karung besar ke dalam mobil.

Tim kemudian melakukan pengejaran terhadap mobil tersebut hingga ke Jl. Botania Batam.

Setelah tiba di sebuah rumah, tim kemudian melakukan penangkapan terhadap laki-laki yang berinisial RDW serta dilakukan penggeledahan dan ditemukan tuju paket besar diduga narkotika jenis Sabu dengan berat mencapai tujuh ribu gram atau 7 kg.

“Selain itu tim juga menemukan alat hisap sabu dan timbangan dari tersangka RDW (27) yang beralamat di Kota Batam, dari pengakuannya barang tersebut diperoleh dari temannya berinisial FT yang saat ini masih DPO”Jelas Chrisman
Sehingga total keseluruhan barang bukti diduga narkotika jenis sabu tersebut mencapai 8,5 kilogram yang mana atas perbuatannya, Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum Rp10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah) ditambah 1/3 (sepertiga).

Sementara Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal mengapresiasi atas kinerja dan keberhasilan jajaran Sat Resnarkoba Polres Tanjungpinang yang berhasil mengungkap Tindak Pidana Narkotika.

Ia menyampaikan keprihatinannya atas peredaran gelap narkotika dan penyalahgunaannya, bahkan dalam jumlah yang relatif besar.

Untuk itu Polres Tanjungpinang akan terus melakukan pengungkapan agar dapat terus menekan peredaran gelap Narkotika.

“Mari bersama kita jauhi penyalahgunaan narkoba untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan bersih dari Narkoba”pesan Muhammad Iqbal. (Eb)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here