TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com– Kepala Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang, Bambang Hartanto mengaku dinasnya merugi Rp 250 juta untuk mengoperasikan 5 (lima) unit bus.

“Kita merugi 250 juta untuk mengoperasionalkan 5 unit bus,” katanya, Rabu (26/2).

Kerugian yang dialami Dishub itu dikarenakan pemerintah memberikan subsidi kepada ongkos penumpang.

“Pemerintah itu kan wajib untuk menyediakan transportasi, itu amanat Undang-Undang. Ya kalau biar nggak merugi tarifnya itu 7 ribu, ini kan tarifnya 2 ribu makanya merugi,” pungkasnya.

Bambang juga mengatakan setiap tahunnya Dishub Kota Tanjungpinang menggelontorkan dana sebesar Rp 500 juta untuk biaya operasional bus.

Bambang juga berharap agar masyarakat Kota Tanjungpinang beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum seperti Bus BRT.

Untuk diketahui bersama, Dishub Kota Tanjungpinang menetapkan tarif bus sebesar 2 ribu Rupiah untuk pelajar dan mahasiswa serta 4 ribu Rupiah untuk dewasa atau umum.

Penulis: Immanuel
Editor: Taufik

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here