TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com
Kabar tentang Dinas Sosial (Dinsos) Tanjungpinang dan E-Warung yang tidak pernah mengambil beras Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada Bulog, tidaklah benar. Kepala Seksi Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Suci Prihatini membantah hal tersebut.

“Jadi tidak adanya kesepakatan ini, dikarenakan bulog tidak bisa melakukan tunda bayar,” kata Suci Prihatini, Senin (06/04).

Menurut Suci Prihatini, kebijakan Bulog yang tidak bisa melakukan tunda bayar, membuat pihak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) merasa keberatan jika melakukan pembayaran langsung.

“Yang perlu saya sampaikan, bukan Dinas Sosial Kota Tanjungpinang dan E-Warung tidak pernah mau mengambil beras Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada bulog, tapi dikarenakan kebijakan Bulog itu sendiri yang tidak memperbolehkan tunda bayar,” ungkap Suci.

Sebab, lanjut Suci, sebelumnya ada pertemuan dengan pihak Bulog, kemudian ada surat edaran mengimbau E-Warung memakai Bulog. Namun, sambung Suci, pihak E-Warung mengadakan pertemuan bulog dan hasilnya tidak ada kata kesepakatan untuk mengambil beras bersama bulog.

Justru tambah Suci, dirinya sangat menyayangkan hal ini. Dikarenakan adanya imbauan jika bisa mengambil beras lewat bulog, namun tidak ada kewajiban E-Warung untuk mengambil dari beras dibulog dikarenakan pihak bulog tidak ingin melakukan transaksi tunda bayar, jika saja ada kesepakatan bersama E-Warung, maka pihak E-Warung akan melakukan transaksi kepada Bulog.

“Saat ini Pihak E-Warung mendapatkan beras melalui distributor,” ucap Suci.

Penulis: Ilham
Editor: Taufik. K

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here