Kepala Dinkes Bintan dr Gama Isnaeni

BINTAN,SIJORITODAY.com – – Seorang warga Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara yang diketahui bekerja sebagai karyawan Pertamina dinyatakan reaktif saat uji rapid test diperusahaannya.

Meski begitu, masyarakat jangan panik. Sebab, drg Miki, Kepala Puskesmas Mentigi menyatakan kalau hasil swab belum tentu positif.

“Perlu ditekankan, rapid test reaktif belum tentu positif COVID-19. Jadi masyarakat tidak boleh heboh duluan,” imbuhnya, Kamis (14/5).

Miki menambahkan, hasil rapid test yang dilakukan terhadap ayahnya menunjukkan hasil sebaliknya yakni non reaktif.

“Ada 6 orang (dalam serumah), rencananya besok anggota keluarga lainnya rapid test. Sekarang karantina mandiri,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Bintan dr Gama mengatakan, warga tersebut menjalani rapid test yang dilakukan perusahaan tempatnya bekerja. Saat itu, memang hasilnya reaktif.

“Tapi sudah di swab, dan menunggu hasil. Bisa saja hasil swab negatif,” ujarnya.

Saat ini kata Gama, yang bersangkutan sudah melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Ia memastikan, warga tersebut tidak melakukan kontak dengan kasus positif.

“Dan tidak ada riwayat perjalanan kedaerah-daerah zona merah juga,” timpalnya. (Btn)

Editor : Akok

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here