Pelimpahan berkas perkara dan tersangka kasus dugaan penipuan atau penggelapan yang menyeret mantan Sekretaris Partai NasDem Bintan Iwan Kurniawan ke Kejaksaan Negeri Bintan, Selasa (7/7). Foto IST

BINTAN,SIJORITODAY.com – – Kasus dugaan penggelapan atau penipuan yang menjerat mantan Sekretaris DPD Partai NaDem Bintan, Iwan Kurniawan sudah dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejaksaan Negeri Bintan.

Pelimpahan berkas perkara dan tersangka Iwan Kurniawan dari Satreskrim Polres Bintan ke JPU dilaksanakan Selasa (7/7) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kasi Pidum Kejari Bintan Haryo Nugroho menyampaikan, setelah diteliti kelengkapan berkas formil dan materil sudah P-21.

“Sudah diperiksa terkait fakta yang termuat dalam berkas perkara dengan pasal yang disangkakan yakni Pasal 378 atau Pasal 372 KHUP tentang penipuan atau penggelapan,” ujar Haryo.

Kini Kejaksaan kata dia, melakukan penahanan terhadap Iwan selama 20 hari kedepan. Tersangka Iwan yang merupakan seorang pengacara itu, sudah dititipkan ke Sel Tahanan Mako Polres Bintan.

“Ancamannya 4 tahun penjara,” sebut Haryo.

Pantauan dilapangan, Iwan keluar dari Kantor Kejari Bintan sekitar pukul 12.30 WIB dikawal Unit 1 Satreskrim Polres Bintan menggunakan mobil Avanza warna putih. Iwan tampak mengenakan kemeja lengan pendek dan memakai masker.

Iwan diduga melakukan penipuan terhadap Ko Ming soal jual beli tanah dan kasusnya dilaporkan pada awal tahun 2019. Barulah pada akhir tahun kemarin, Iwan ditetapkan sebagai tersangka.

Iwan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penipuan jual beli lahan didaerah Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang. Korban Ko Ming membeli lahan dengan melalui perantara Iwan Kurniawan.

Namun, ditengah perjalanan Ko Ming tak bisa mendapatkan surat atas kepemilikan lahan yang dibelinya lewat Iwan Kurniawan. Ko Ming pun melaporkan kejadian yang dialaminya ke polisi. (Btn)

Editor : Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here