TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com– Penjual hewan qurban di beberapa lokasi di Kota Tanjungpinang menuai rejeki, jelang Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Jumat (31/7) mendatang. Pedagang bersyukur meski pandemi Covid-19, namun tidak menyurutkan umat muslim di Kota Tanjungpinang untuk berqurban pada tahun ini.

Amatan awak media ini di lokasi penampungan, pada Selasa (28/7), baik hewan qurban kambing dan sapi di kawasan Sungai Sudip, Jalan Panglima Dompak banyak pembeli datang dan melakukan transaksi.

“Kalau bagi kita, ada tidaknya wabah covid ini tidak ada pengaruh, sama aja dengan tahun kemaren. Ini aja stoknya udah mau habis,” kata penjaga sekaligus penjual Daud yang menempati lokasi penampungan di kawasan Sungai Sudip, Panglima Dompak, Kota Tanjungpinang.

Menurut Daud, dari awal bulan Juli sampai saat ini saja, sebanyak 70 ekor kambing dan 67 ekor sapi miliknya ludes terjual.

“Stok kita disini saja masih kurang, masih banyak orang yang mau, dan nanya-nanya lagi,” ujarnya.

Lanjut Daud, jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun inilah sapi dan kambingnya cukup laris.

“Biasanya 3 hari mau menjelang hari H yang ramai, tapi tahun ini belum apa-apa sudah mau habis ni. Rencana kita mau datangkan 10 ekor sapi lagi,” lanjutnya.

Pantas saja, sapi dan kambing yang Daud jual banyak jenisnya. Ada sapi jenis Bali dan Metal Australia, dan ada kambing kacang dan Jawa Randu, yang dominan Ia datangkan dari Lampung.

“Semua yang ada disini baik sapi dan kambing sudah lolos uji Swab PCR, jadi tidak perlu ragu dan kawatir,” terang Daud.

Harga yang Daud tawarkanpun cukup sesuai dengan kondisi saat ini. Dimana, sapi Metal Australia Ia jual dengan harga mulai dari Rp 19 sampai Rp 26 juta perekor, sementara sapi Bali mulai dari Rp 12 sampai Rp 21 juta perekor.

“Untuk kambing sendiri masyarakat pada kondisi seperti ini lebih cendrung memilih kambing jenis Jawa Randu yang berharga Rp 3,5 juta perekor,” tutupnya.

Penulis : Ilham
Editor: Taufik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here