Bupati Bintan Apri Sujadi menyerahkan secara simbolis sertifikat PTSL kepada masyarakat Desa Gunung Kijang, di Kantor Desa Gunung Kijang, Rabu (23/9) pagi. Foto IST

BINTAN,SIJORITODAY.com – Bupati Bintan Apri Sujadi berkesempatan menyerahkan ribuan sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2019 secara simbolis di dua kelurahan dan empat desa di Kabupaten Bintan. Sebanyak 4.913 sertifikat PTSL, untuk bulan ini mulai didistribusikan secara bertahap kepada warga desa/kelurahan di Bintan.

Dalam kesempatan tersebut, Apri mengungkapkan bahwa sejak tahun 2016 hingga tahun 2019, sertifikat yang dibagikan secara gratis melalui program PTSL ditargetkan dapat terealisasi sebanyak 50.000 sertifikat. Untuk tahun 2020 ini saja, sertifikat yang dibagikan sebanyak 12.206 sertifikat berdasarkan usulan tahun 2019.

“Program ini akan terus berlangsung secara terus menerus. Dengan legalnya kepemilikan tanah diharapkan dapat memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah yang dimiliki masyarakat,” kata Apri, Rabu (23/9).

Apri kembali menyampaikan terkait komitmennya dalam pembebasan status lahan hutan lindung. Ia menerangkan, dirinya tetap berupaya dan tidak tinggal diam terhadap isu lahan hutan lindung meskipun kewenangan tersebut berada di pihak Provinsi Kepri.

“Kita telah mengusulkan surat ke pihak Provinsi Kepri untuk pembebasan lahan status hutan lindung tersebut. Karena kewenangan pembebasan lahan tersebut berada di provinsi,” ucapnya.

Ia mengatakan, ada sekitar 33.599 hektar lebih yang diusulkan oleh Pemkab Bintan untuk diputihkan dari seluruh kecamatan ke pihak provinsi. “Dan sampai saat ini, sudah terealisasi sebanyak 778 hektar lebih lahan yang diputihkan. Tentunya kita akan terus berusaha bagaimana masalah ini secara bertahap dapat kita selesaikan, meskipun kewenangannya bukan di kita,” ungkapnya.

Editor : Redaksi

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here