BINTAN,SIJORITODAY.com – Sebanyak 150 TKA asal China kembali masuk ke PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) Galang Batang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Mereka tiba di Bandara Raja Haji Fisabilillah, Kota Tanjungpinang dengan menggunakan pesawat Qinqdao Airlines, Jumat (2/10/2020).

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepri, Abdul Bar, menyampaikan pekerja asing tersebut merupakan tenaga ahli yang dikontrak sekitar enam bulan hingga setahun untuk menyelesaikan proyek konstruksi di PT BAI.

“PT BAI turut melibatkan tenaga kerja lokal untuk mengerjakan proyek tersebut,” ucapnya.

Keberadaan TKA memang dibutuhkan oleh PT BAI mengingat ada beberapa produk, misalnya peralatan mesin yang dibeli dari China, dan dalam pengoperasiannya memerlukan tenaga ahli. 

Namun, seiring berjalan waktu diharapkan dapat diambil alih pekerja lokal.

“Bukan berarti tenaga kerja lokal tidak mampu, hanya saja TKA ini kan lebih paham. Nah, ilmunya itu bisa diserap pekerja kita supaya ke depan bisa dikerjakan sendiri tanpa keterlibatan mereka lagi,” jelasnya.

Abdul Bar pun menjamin pekerja asing tersebut sudah memenuhi persyaratan bekerja di Bintan, karena telah mengantongi izin Rencana Pengunaan TKA (RPTKA) dari Kementerian Tenaga Kerja.

“Kalau menyangkut perizinan itu wewenang pusat, tugas kami hanya melakukan pengawasan melalui pendataan rutin terkait keberadaan TKA China ini,” tuturnya.

(Mn)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here