BINTAN,SIJORITODAY.com – Pemerintah Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menargetkan sudah zona hijau COVID-19 pada akhir Oktober 2020, karena dalam dua pekan terakhir ini penyebaran kasus COVID-19 di daerah tersebut mulai melandai.

Pjs Bupati Kabupaten Bintan, Buralimar, menyampaikan, hingga Kamis 15 Oktober 2020 jumlah kasus aktif COVID-19 tersisa lima orang, dari klaster pondok pesantren Darus Ilmi. 

“Kelimanya saat ini sedang dirawat di RSUP Raja Ahmad Thabib Kepri dan dalam kondisi sehat,” kata Buralimar di Kabupaten Bintan, Kamis (15/10).

Buralimar menyebutkan bahwa jumlah terkonfirmasi COVID-19 secara keseluruhan di Kabupaten sejak Maret hingga Oktober 2020 mencapai 193 kasus, dengan rincian 185 orang sembuh dan tiga orang meninggal dunia.

“Tingkat kesembuhan kita mencapai 96 persen. Sementara tingkat kematian, hanya dua persen,” ungkap Buralimar.

Lebih lanjut, Buralimar mengimbau kepada seluruh masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19 dengan 3 M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Meskipun COVID-19 mulai landai, semangat menerapkan protokol kesehatan tidak boleh kendur, karena upaya itu jadi salah satu cara memutus mata rantai penyebaran virus,” tegas Buralimar.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri itu pun berharap penurunan kasus COVID-19 di Kabupaten Bintan menjadi momentum buat menarik kunjungan wisatawan mancanegara ke kawasan wisata ekslusif Lagoi.

Dia menjamin bahwa pariwisata di Kabupaten Bintan sudah sangat aman buat dikunjungi dan tentunya berbarengan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Kami pertaruhkan Lagoi untuk menerima kunjungan wisman di tengah pandemi. Karena selain memiliki sarana dan prasarana penanganan COVID-19, kawasan ini pun jauh dari pemukiman warga,” ucap Buralimar.

(Mn)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here