TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – Muhammad Nor, warga Gudang Minyak, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang mengalami luka sobek di bagian bibir. Pasalnya, pria berumur 34 tahun itu dikeroyok oleh sejumlah orang tak dikenal di daerah Tanjung Unggat, Jumat (16/10/2020).

Dari informasi yang didapat, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.12 WIB subuh.

Mulanya, korban bersama seorang temannya dalam perjalanan sedang menuju kilometer 3. Korban hendak mengantar temannya pulang ke Tanjung Unggat. Diperjalanan, korban melewati delapan pengendara motor yang sedang beriringan.

Saat melewati delapan pengendara motor tersebut, Nor sempat melihat salah seorang pengendara tersebut karena dikira saudaranya. Menurut Nor, pandangan tersebut tidak berlangsung lama. Hanya sepintas, mungkin mereka sepertinya kurang senang dipandang.

Akhirnya, Nor diikuti dan dikejar oleh delapan pengendara motor itu dari belakang hingga pertengahan Tanjung Unggat dihentikan tepatnya di M. Mart Malaya.

“Saya kira adik saya, saya lihat mereka, mungkin kurang senang saya lihat saat dijalan, mereka mengejar saya ramai-ramai lalu berhenti di pertengahan Tanjung Unggat saya dihajar sama mereka. Hingga bibir saya pecah,” ucapnya.

Melihat penganiayaan dan sikap arogan itu, temannya lalu meminta pertolongan ke warga sekitar. Namun, salah seorang warga sekitar yang melerai sempat mendapat penganiayaan yang sama.

“Yang menolong saya juga dipukul, saya gak tahu apa salah saya. Ciri-ciri mereka rambutnya cepak- cepak, masih muda, saya tidak kenal sama mereka, namun ada CCTV di M Mart Malaya, bahkan kunci motor saya dibuang,” ujarnya.

Akibat peristiwa itu, Nor mengalami luka di bagian bibir dan wajah. Nor malam itu juga dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Tanjungpinang untuk dilakukan visum dan melaporkannya ke Polsek Bukit Bestari.

(Ak)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here