BATAM,SIJORITODAY.com – Hadirnya perempuan di dunia politik tidak lagi menjadi hal yang tabu di masyarakat, bahkan keberadaan perempuan dalam kancah perpolitikan menjadi salah satu prasyarat guna pemenuhan keterwakilan perempuan sebagaimana yang diamanatkan dalam konstitusi.

Bahkan, peran tersebut sudah dimulai sebelum kemerdekaan Republik Indonesia, dimana kaum perempuan telah menunjukkan keberadaannya secara konsisten diberbagai kehidupan bermasyarakat seperti dalam hal pendidikan, keagamaan, sosial, budaya bahkan dalam tatanan pemerintahan dan politik.

Bahkan lebih jauh dari itu, sejarah dunia juga banyak mencatat keberadaan perempuan dalam tataran kehidupan sosial politik pada setiap masa peradaban manusia bahkan dimasa kenabian.

Perempuan memiliki kontribusi yang sangat penting dalam kehidupan umat manusia, dimana peran dominan tersebut dimulai dari rumah tangga hingga pada tatanan kehidupan bermasyarakat.

Maka kehadiran sosok perempuan dalam kancah perpolitikan, tentu bukan hanya sebatas emansipasi wanita. Akan tetapi lebih dari itu, yaitu untuk memberikan warna dalam dinamika pembangunan yang lebih berhati nurani dan berkeadilan layaknya pola seorang ibu dalam membesarkan anak-anaknya.

Dalam kontestasi Pemilihan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2020, peran perempuan kembali tampil sebagai bagian dari kontestan yang mengikuti pesta demokrasi tersebut.

Sosok tersebut yaitu Suryani, seorang aktivis dakwah sekaligus politisi perempuan yang dipilih H.Isdianto untuk mendampinginya maju dalam Pilkada serentak tahun 2020.

Pilihan tersebut tentu bukan hanya didasarkan pada aspek politis, tetapi juga dari sisi kemampuan, pengalaman dan dedikasi bagi kemajuan Provinsi Kepulauan Riau.

Tokoh perempuan yang dilahirkan pada tanggal 28 Januari 1973 ini, mengawali karir politiknya dengan terjun dalam Partai Politik yaitu Partai Keadilan yang kini menjadi PKS atau Partai Keadilan Sejahtera. Pada tahun 1999, Suryani telah mendapatkan kepercayaan dengan menjabat sebagai Sekretaris Bidang Kewanitaan DPD PKS Kota Batam.

Selain itu, beberapa jabatan lainnya yaitu sebagai Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPW PKS Provinsi Kepulauan Riau, Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Ketua Kaukus Perempuan Parlemen Indonesia Provinsi Kepulauan Riau dan sederet jabatan organisasi lainnya.

Selain aktif di Partai Politik, lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ini juga menggeluti berbagai aktivitas sosial dan dakwah. Sosok perempuan tangguh dan smart ini juga, secara intens dan rutin keluar masuk pemukiman masyarakat untuk mendakwahkan nilai-nilai kebaikan, berbagi pengetahuan keagamaan maupun mengajak masyarakat khususnya kaum perempuan untuk lebih proaktif dalam berbagai kegiatan yang bersifat positif, edukatif bahkan meningkatkan kesadaran kaum ibu dalam tanggungjawabnya sebagai tonggak utama rumah tangga.

Berbekal pengetahuan dan pengalaman, jiwa sosial dan semangat yang tinggi dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat, tidak mengherankan jika sosok seorang Suryani mendapatkan kepercayaan dari masyarakat untuk mengemban amanah selama tiga periode sebagai Legislator DPRD Provinsi Kepulauan Riau dari tahun 2009-2014, 2014-2019 dan 2019-2024 serta ditambah PAW 3 Tahun pada Periode 2004-2009 untuk menggantikan Ria Saptarika.

Bagi seorang Suryani, menjadi anggota DPRD bukan merupakan tujuan utama. Sebab yang lebih penting dari itu adalah, bagaimana amanah yang diberikan rakyat dapat kembali kepada rakyat dalam bentuk manfaat bagi pembangunan maupun upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal inilah yang menyebabkan setiap momentum Pemilu, masyarakat tetap mempercayakan amanah tersebut kepada dirinya.

Sosok perempuan berhijab ini juga memiliki pandangan bahwa, berpolitik itu bukan untuk mencari popularitas atau hanya untuk memperoleh kekuasaan semata. Akan tetapi merupakan sarana dalam mentransformasikan ilmu pengetahuan, pengalaman, ide dan gagasan, nilai nilai kebaikan dan kebenaran dalam menciptakan tatanan sosial masyarakat yang berkemajuan, berbudaya dan berakhlakul karimah sehingga negeri memperoleh “Baldatun Thoyyibatun wa Rabbun Ghofur” atau negeri yang senantiasa memperoleh keberkahan dari Sang Maha Pencipta.

“Setiap kita tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, tinggal bagaimana kekurangan itu kita perbaiki dan kelebihan itu kita manfaatkan bagi memberikan manfaat bagi sesama. Kita bernilai bukan karena kehebatan, tetapi kita bernilai ketika kita mampu memberikan manfaat bagi sesama,” ujar Suryani pada satu ketika.

Sebagai seorang perempuan tangguh yang dimiliki oleh Provinsi Kepulauan Riau, Suryani juga memiliki semangat dan tekad yang kuat didalam mendorong partisipasi perempuan didalam berbagai lini kehidupan tanpa menghilangkan kodratnya sebagai perempuan. Begitu juga dengan komitmennya dalam pembangunan Provinsi Kepulauan Riau, telah dibuktikannya ketika menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau.

Peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan masyarakat yang adil dan merata, pelayanan publik yang mudah dan efektif, pemulihan ekonomi akibat dampak COVID-19, peningkatan kualitas akhlak umat beragama, maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat sehingga meminimalisir ketimpangan ekonomi, menurunkan kemiskinan dan pengangguran, merupakan diantara komitmen Suryani bagi memajukan Provinsi Kepulauan Riau.

Keterpaduan, keserasian dan kesepahaman komitmen tersebut juga yang menjadikan sosok Suryani menjadi daya tarik bagi H. Isdianto untuk berpasangan dalam Pilkada serentak tahun 2020.

Dengan latar belakang Suryani sebagai sosok yang sudah berpengalaman dan mumpuni dalam lembaga Legislatif, dengan sosok H. Isdianto yang juga berpengalaman dan mumpuni dalam lembaga Eksekutif, maka keterpaduan kedua elemen tersebut tentu akan menjadi pondasi yang kuat dalam tatanan pemerintahan di Provinsi Kepulauan Riau. Maka dengan demikian, untuk mewujudkan Provinsi Kepulauan Riau yang lebih baik lagi akan lebih mudah diwujudkan.

(Ak)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here