TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Rencana Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk mengatur pembagian LPG 3 Kg menggunakan kartu kendali kini tinggal menunggu jawaban dari Pertamina.

Walikota Tanjungpinang, Rahma menuturkan bahwa ia telah bersurat ke Pertamina MOR 1 area Sumatera bagian Utara yang berkantor di Medan.
“Memang ada regulasi yang harus kita patuhi, salah satunya kita bersurat ke Pertamina Medan,” katanya, Selasa (27/10)

Namun surat berhubungan dengan kuota LPG 3 Kg di Kota Tanjungpinang itu belum juga mendapat balasan dari Pertamina.
“Dan kita tunggu seperti apa keputusannya, tapi Pertamina mendukung gas 3 kg ini dalam bentuk kartu kendali,” ujarnya.

Selain itu, mantan anggota DPRD Kota Tanjungpinang itu juga telah menandatangani Perwako untuk mengatur pendistribusian LPG 3 Kg itu.

Kartu kendali LPG 3 Kg itu nantinya akan diterima oleh 11.051 keluarga PKH dan masyarakat terdampak Covid-19 di Kota Tanjungpinang.
“Data penerima bersumber dari PKH, data orang miskin di Kota Tanjungpinang sebesar 11. 051,” ungkap Rahma.

Setiap rumah tangga akan dijatah 4 tabung LPG 3 Kg setiap bulannya.

Meski ditujukan untuk keluarga miskin, Rahma memastikan pelaku UMKM akan tetap dapat menggunakan LPG 3 Kg namun dibatasi jatahnya.
“Untuk UMKM tetap ada, namun ada batasannya,” katanya. (Nuel)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here