TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Kepala Dinas Perkim Kota Tanjungpinang, Djasman menargetkan Ranperda sampah dapat didaftarkan menjadi Program Legislasi Daerah (Prolegda) DPRD Kota Tanjungpinang akhir bulan ini.

Ia mengatakan, Ranperda perubahan Perda Nomor 3 Tahun 2015 yang mengatur pengelolaan persampahan itu akan terlebih dahulu didaftarkan ke Biro Hukum sebelum didaftarkan menjadi Prolegda DPRD Kota Tanjungpinang.

“Kita harapkan akhir bulan ini udah selesai, dan bisa kita daftarkan di propemperda. Nanti terlebih dahulu kita daftarkan melalui bagian hukum sekretariat daerah kota Tanjungpinang,” katanya, Rabu (28/10).

Djasman juga mengatakan, saat ini ia tengah menggesa penyusunan draft Ranperda yang akan diajukan itu.

Ranperda yang akan diajukan itu nantinya akan menekankan pada pengelolaan sampah di Kota Tanjungpinang.

Selain itu, Ranperda sampah itu akan memuat sanksi denda kepada masyarakat yang membuang sampah secara sembarangan.
“Kita harapkan ada satu pasal dari ranperda yang bisa kita turunkan dalam bentuk Perwako untuk mengatur jam buang sampah, dan sanksi pada pembuang sampah sembarangan,” tuturnya.

Djasman menilai Perda Nomor 3 Tahun 2015 yang sebelumnya tidak memuat mekanisme pemberian sanksi sehingga tidak dapat diturunkan dalam Perwako sehingga perlu diubah.
“Di dalam perda yang lama ada denda, tapi mekanisme sanksinya yang belum jelas,” ujarnya.

Mantan Kadispora Kota Tanjungpinang itu berharap masyarakat dan instansi dapat disiplin dan tidak membuang sampah sembarangan apabila Ranperda sampah itu disahkan DPRD Kota Tanjungpinang pada 2021 mendatang.

“Sehingga terjadi suatu kedisiplinan masyarakat tidak membuang sampah sembarangan,” tambah Djasman.

(Nuel)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here