BINTAN,SIJORITODAY.com – – Calon Bupati Bintan nomor urut 1 Apri Sujadi takkan melaporkan balik Meliyanti, warga Kijang Kecamatan Bintan Timur. Meskipun, laporan Meliyanti tentang dugaan money politic ke Sentra Gakkumdu Bintan tidak memenuhi unsur pidana pemilih.

Sang petahana memilih untuk lebih memaafkan Meliyanti, sekalipun desakan untuk melapor balik Meliyanti ke polisi begitu besar. Tapi, Apri tak melakukan itu.

“Seperti Meli menyampaikan laporan atau memberikan kesaksian palsu dan pelanggaran UU ITE karena merekam, mendistribusikan, mentransimisikan informasi bohong,” ujar Apri dengan sabar, Sabtu (5/12).

Menurut Apri, Meliyanti hingga saat ini belum ada meminta maaf kepada dirinya. Kendati demikian, Apri lebih memilih untuk memaafkan Meliyanti terlebih dahulu.

“Walaupun Meli tidak melakukan permohonan maaf, bagi saya itu tidak penting. Tapi bagaimana kita sendiri harus mampu memaafkan perbuatan Meli. Bagi saya persoalan dengan Meli sudah selesai. Dia anak kampung kita juga, tak perlu kita balas dengan berbuat zalim,” timpalnya.

Apri menambahkan, di musim Pilkada saat ini banyak sekali fitnah-fitnah zalim yang di tuduhkan kepadanya. Hal ini, membuatnya harus tetap sabar dan tegar.

“Kita berada dizaman demokrasi, perbedaan pandangan, pendapat dan pilihan itu biasa. Di serang fitnah juga biasa. Kita kan juga bukan manusia sempurna. Selesai pilkada, maafkanlah semuanya,” ajaknya.

Ia berharap, jelang beberapa hari pencoblosan masyarakat tidak mudah mempercayai berita-berita begitu saja. Mengingat, perkembangan era digitalisasi semua bisa diakses hanya dengan handhone.

“Kita tidak mau lapor sana, lapor sini. Itu tanda kita siap dengan demokrasi dan perbedaan. Harapan saya kepada semua warga adalah jangan percaya berita-berita yang tidak pasti kebenarannya, kita harus sikapi dengan dewasa. Dan kejadian bersama Meli ini pembelajaran politik untuk kita semua,” pesannya. (Btn)

Editor : Redaksi

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here