TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – Ketua tim pemenangan calon gubernur Kepri nomor urut 3, Ade Angga mengklaim video OTT pembagian paket PKH yang disertai alat peraga kampanye dari paslon gubernur Kepri nomor urut 3 Ansar-Marlin terjadi di Kelurahan Pelita, Lubuk baja, Batam, Selasa (8/12) siang diduga rekayasa. Video berdurasi 15 detik itu viral di media sosial sejak petang tadi.

Menurut Ade Angga, terdapat video yang telah diunggah sehingga tidak menampilkan kejadian sebenarnya.

“video tersebut ditayangkan tidak utuh, tapi dipotong. Videonya tidak ditampilkan dengan lengkap, jadi terkesan operasi tertangkap tangan,” ujar Ade Angga yang didampingi Cagub Kepri Ansar Ahmad, Wakil Ketua Tim Pemenangan AMAN M Fatir, dan Kordinator Humas, Suyono Saeran di Kedai Kopi Batu 10, Tanjungpinang, Selasa (8/12).

Kepada awak media, Ade Angga menyampaikan bahwa tim AMAN yang berada di Kota Batam langsung turun ke lapangan guna mencari kebenaran terkait video tersebut.

“Ya Alhamdulillah, tim di lokasi langsung mengirimkan video secara utuh, di situ sudah jelas ada klarifikasi dari penjaga gudang, maupun pihak penyalur PKH. Tapi, ini kan video itu dipotong, dan terkesan ada rekayasa, makanya kami luruskan,” katanya.

Ade menambahkan, pihaknya tetap kooperatif dan bijaksana dalam menyikapi persoalan ini. Bahkan, kata Ade lagi, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Panwascam setempat. (Fik)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here