Rahma, Wali Kota Tanjungpinang

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – Wali Kota Tanjungpinang, Rahma meminta aparat kepolisian menyelidiki kasus pencurian 2 unit laptop di kantor PT. Tanjungpinang Makmur Bersama, BUMD Kota Tanjungpinang.

Ia ingin pihak kepolisian segera mengungkap motif pelaku menggasak laptop yang berisikan data laporan keuangan itu.

“Saya mau itu diusut tuntas, saya yakin pak polisi mampu membaca dari kejadian itu, indikasi nya apa,” katanya, Selasa (2/2).

Mantan anggota DPRD Kota Tanjungpinang itu juga mengaku kaget dengan kasus pencurian itu karena ia belum menerima laporan dari Fahmi Dirut BUMD.

Ia meminta agar Fahmi segera melaporkan kejadian itu ke jajaran komisaris BUMD.

“Direktur nya itu harus kooperatif melaporkan ke kami. Minimal ke komisaris-komisaris BUMD,” pintanya.

Sebelumnya, pada Selasa (2/2) pagi tadi diketahui bahwa kantor BUMD disantroni maling.

Diduga maling tersebut masuk melalui jendela depan lantai 2 kantor BUMD dan membobol ruangan Direktur Utama yang berada di lantai 3.

Selain ruangan Dirut, Maling juga membobol ruang pelayanan dan bagian keuangan yang berada di lantai 1.

Dari lantai 1, maling menggasak 2 unit laptop yang digunakan oleh kepala divisi keuangan dan staff keuangan untuk menginput laporan data keuangan.

“Lalu lantai 1 di bagian pelayanan jebol, bagian keuangan jebol. 2 unit laptop hilang,” katanya, Selasa (2/2) pagi.

Menurut Sopian, hilangnya 2 unit laptop bagian keuangan itu sangat merugikan perusahaan karena memuat data perusahaan.

“Laptop perusahaan yang memuat data perusahaan, uang tidak ada yang hilang karena berangkas tidak bisa dibobol,” tuturnya.

(Nuel)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here