BINTAN, SIJORITODAY.com – – Polres Bintan membantah kabar dilepasnya kapal yang menjadi barang bukti itu dilepas. Kasat Reskrim, AKP Dwi Hatmoko melalui Kanit Tipidter Ipda Richie, Rabu (24/2), menyebut, kapal kayu yang berkapasitas 18 GT itu hanya dipinjam pakai.

Alasannya, jika dibiarkan begitu saja kapal tersebut akan rusak. Tidak hanya kapal, kata Richie, seluruh barang bukti hasil tangkapan tidak ada yang dilepas.

“Termasuk 20 batang kayu dari pulau Anambas. Ada di Polres Bintan,” ucapnya.

Richie mengatakan, untuk kapal kayu tersebut memang dipinjam pakaikan untuk sekaligus dirawat. Karena jika tidak, dikhawatirkan akan rusak bahkan bisa tenggelam.

Sebelumnya diberitakan, kapal kayu berkapasitas 18 GT dari Anambas menuju Kijang, Kabupaten Bintan diamankan tim Polda Kepri belum lama ini, karena kedapatan mengangkut kayu secara ilegal.

Seorang warga berinisial H sebagai nakhoda kapal ditetapkan tersangka dan telah dijebloskan ke sel tahanan Polres Bintan.

H disangkakan melanggar ketentuan sebagaimana tertuang dalam Pasal 88 Undang-Undang Nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan dengan ancaman penjara maksimal 5 tahun penjara. (Btn)

Editor: Akok

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here