TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – KPK gencar melakukan pemerikasaan terhadap pihak-pihak terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) pengaturan barang kena cukai BP Kawasan Bintan di Mapolres Tanjungpinang.

Pada Rabu (7/4/2021) dini hari, KPK kembali melakukan pemeriksaan. Kali ini, tiga pejabat Pemerintahan dan tiga perwakilan Perusahaan Swasta.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, KPK dijadwalkan memeriksa Asisten II Bidang Ekonomi Pemprov Kepri, Syamsul Bahrum, Sekretaris Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan dan Sekretaris Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Karimun.

Kemudian, Setia Kurniawan menjabat sebagai Kasi Pengendalian Barang Pokok dan Barang Penting, Dinas Koperasi, Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DISKUMPERINDAG) Kabupaten Bintan.

Dan, Ismail menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bintan sejak Februari 2019.

“Pemeriksaan saksi dilakukan di Kantor Kepolisian Tanjungpinang,” ujar Ali Fikri.

Adapun tiga pihak dari swasta itu, Agus sebagai Direktur CV Three Star Bintan tahun 2009-sekarang, Bobby Susanto Direktur CV Three Star Bintan Cabang Tanjungpinang, dan Aknes Tambun Manager PT Adhi Mukti Persada/Grup PT Putra Jaya Sampurna 2016 s.d. April 2020.

Sebelumnya pada Selasa (6/4/2021) KPK juga telah memeriksa beberapa orang lainnya, termasuk didalamnya Muhammad Yatir selaku Anggota DPRD Bintan periode 2019-2024.

“Pada Selasa lalu dilakukan pemeriksaan kepada Yuhendri Putra dari pihak swasta, Zondervan adalah mantan Direktur PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) BUMD Kota Tanjungpinang. Azirwan selaku Koodinator Komisaris PT BIS BUMD Bintan yang juga pensiunan PNS,” jelas Ali Fikri.

Pemeriksaan terhadap saksi-saksi tersebut untuk mendalami terkait dengan proses penghitungan besaran dan jumlah kuota rokok dan minuman beralkohol, dan dugaan adanya penerimaan sejumlah uang karena pemberian kuota dimaksud kepada pihak-pihak yang terkait dengan perkara ini.

(Mis)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here