BINTAN, SIJORITODAY.com – Pemerintah Kabupaten Bintan akan mulai memperketat penyekatan mudik di pintu masuk perbatasan Bintan-Tanjupinang mulai Senin (10/5/2021) hingga 17 Mei 2021.
Ipda Missyamsu Alson Kabag Humas Polres Bintan mengatakan, penyekatan mudik sudah mulai dilaksanakan sejak Jumat (7/5/2021) yang lalu, namun pengetatan penyekatan baru dimulai pada besok hari untuk mengurangi jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang.
“Benar itu sudah dilakukan dari tanggal 7 mei kemarin , namun besok kita akan memperketat peraturannya. Dalam rangka Program mengurangi arus mudik dan terpaparnya Covid-19 di lingkungan kita, ” katanya, Minggu (9/5/2021) malam.
Ia menuturkan, sejak penyekatan mudik dilakukan, pihaknya belum menemukan masyarakat yang disuruh untuk putar balik karena merupakan masyarakat tetap yang memiliki tempat tinggal yang jelas.
” Belum ada yang di tolak untuk masuk Bintan ataupun Tanjungpinang , karena masyarakat yang melakukan perjalanan masih termasuk masyarakat tetap yang tempat tinggalnya jelas, ” katanya.
Sementara itu melalui akun media sosialnya, anggota DPRD Provinsi Kepri Rudi Chua mensosialisasikan kepada mayarakat perihal adanya penyekatan mudik itu, ia meminta agar masyarakat dapat mematuhi peraturan yang di tetapkan.
“Barusan mendapat konfirmasi bahwa Pemerintah Kabupaten Bintan akan melakukan penyekatan di perbatasan Tanjungpinang – Bintan mulai tgl 10 sampai dengan tanggal 17 Mei 2021, untuk warga Tanjungpinang yang akan berangkat menuju ke Bintan diharapkan mematuhi protokol kesehatan dan memiliki tujuan dan alasan yang jelas dan kuat,” tulisnya.
Ia juga menuliskan, setiap masyarakat yang ingin berkunjung ke Bintan harus menunjukkan alamat tujuan, sementara untuk pelaku wisata diminta untuk menunjukkan bukti reservasi hotel.
“Sementara untuk kegiatan lain yang tidak bersifat penting, misalkan untuk berdarmawisata ke pantai agar dapat ditunda sementara untuk tanggal tersebut diatas. Untuk perjalanan Tanjungpinang ke Bintan tidak diwajibkan memiliki atau melakukan PCR, Antigen atau genose,” ucapnya.
(Nuel)








































