TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – Sebanyak 8.913 Kepala Keluarga (KK) warga yang sudah didata Dinas Sosial Kota Tanjungpinang di tahun 2020 masih berharap mendapatkan bantuan dari Pemko Tanjungpinang untuk masyarakat yang terdampak Covid-19.
Namun tampaknya, harapan masyarakat itu pupus sudah lantaran pernyataan yang baru saja disampaikan oleh Teguh Ahmad Syafari Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang di Morning Bakery Tanjungpinang, Senin (31/5/2021).
Teguh menyatakan, Pemko Tanjungpinang tidak akan menyalurkan BLT sebesar 600 ribu Rupiah per KK itu sebab bantuan tersebut tidak dianggarkan di APBD 2021.
“Di 2020 dianggarkan, 2021 sekarang kita fokus pada penanganan Covid-19,” katanya, Senin (31/5/2021).
Teguh juga membeberkan alasan Pemko Tanjungpinang tidak menganggarkan bantuan itu di APBD 2021. Menurutnya ekonomi Tanjungpinang di tahun 2021 sudah membaik jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya setelah tempat usaha kembali beroperasional meski dengan batasan waktu.
“Kalau semuanya di lock down yah seperti dulu semua orang tidak boleh bekerja, sekarang kan usaha buka semua tetap buka dengan batasan operasional,” ujarnya.
Selain itu, di tahun 2021 Pemko Tanjungpinang juga fokus menggenjot program vaksinasi Covid-19 dan mengatasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan isolasi mandiri.
“Kalau sekarang nggak ada BLT, program kita vaksin kemudian mengatasi isolasi mandiri,” tuturnya.
Teguh juga menampik pendataan calon penerima BLT susulan yang dilakukan oleh Dinsos Tanjungpinang pada tahun 2020, ia memperkirakan pendataan itu untuk bantuan dari program lain yang menggunakan APBN.
“Sampai sekarang nggak ada (pendataan-red), mungkin itu untuk program APBN, sedang diusulkan di APBN, kalau itu tanyakan ke Dinas Sosial,” pungkasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemko Tanjungpinang tidak akan menyalurkan BLT tersebut kecuali tempat usaha kembali berhenti beroperasional.
“Kalau nanti BLT dibutuhkan, misalnya tempat usaha tutup, kita anggarkan di APBD Perubahan,” tambahnya.
Penyampaian Sekda ini tampak berbeda dengan penyampaian Amrialis Kadinsos Tanjungpinang saat pembagian bingkisan kepada 65 anak jalanan di lapangan Pamedan, Selasa (4/5/2021) yang lalu.
Saat itu, Amrialis menyampaikan bahwa gugus tugas Covid-19 Tanjungpinang tengah merelokasi anggaran untuk penyaluran BLT tersebut.
“Itu belum, nanti itu (ranahnya-red) tim gugus tugas. Kita masih proses refocusing anggaran, mudah-mudahan dibagikan.Kalau susulan belum ada SK nya,” ujarnya.
Selain berbeda dengan Amrialis, penyampaian Sekda itu juga berbeda dengan penyampaian Rahma Wali Kota Tanjungpinang usai mengikuti rapat koordinasi dengan Pjs Gubernur Kepri di Gedung Daerah pada Sabtu (20/2/2021).
Meski irit berbicara terkait BLT, Rahma mengungkapkan bahwa anggaran untuk penyaluran BLT susulan itu tersedia.
“Insyaallah tersedia,” ungkapnya.
(Nuel)







































