Bupati Bintan Apri Sujadi saat rapat evaluasi percepatan vaksinasi Covid-19 di Aula Kantor Bupati Bintan, Selasa (8/6) siang. Foto ISTBupati Bintan Apri Sujadi saat rapat evaluasi percepatan vaksinasi Covid-19 di Aula Kantor Bupati Bintan, Selasa (8/6) siang. Foto IST

BINTAN,SIJORITODAY.com – Sebanyak 11 ribu warga Bintan ditargetkan untuk mendapatkan suntikan vaksin dosis pertama dalam lima hari kedepan. Saat ini, Rt/Rw sedang bekerja keras mendata warga untuk mendapat vaksin.

Wacana ini disampaikan saat rapat evaluasi percepatan vaksinasi Covid-19 di Aula Kantor Bupati Bintan, Selasa (8/6) siang.

Bupati Bintan Apri Sujadi dalam arahannya menyampaikan komitmen dan tindak lanjut dalam percepatan vaksinasi Covid-19 merupakan upaya untuk melindungi masyarakat dari bahaya Covid-19.

Selain itu, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 14 tahun 2021 telah mengatur masyarakat yang telah ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksin Covid-19 yang tidak mengikuti vaksinasi nantinya dapat dikenakan sanksi administratif berupa penundaan atau penghentian pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial, penundaan atau penghentian layanan administrasi pemerintahan dan atau denda.

“Untuk itu perlunya sosialisasi terlebih dahulu di masyarakat terkait pentingnya vaksinasi. Saya meminta agar Camat, Lurah dan Kades bisa berkoordinasi hingga ke tingkat RT/RW sebelum nantinya pemerintah memberlakukan sanksi administratif berupa penundaan penyaluran bantuan sosial dan lainnya,” tegasnya.

Selain itu, Apri menargetkan dalam 5 hari ini dirinya harap akan ada 11.000 lebih data warga yang telah divaksinasi melalui 11 titik lokasi yang telah disiapkan di seluruh kecamatan. Menurutnya, ia juga sudah meminta agar khusus di Puskesmas Kijang, Puskesmas Kawal dan Puskesmas Tanjung Uban setidaknya dapat memvaksinasi warga hingga 300 orang per harinya, sisa puskesmas lainnya ditargetkan 200 orang per harinya.

“Untuk itu, kita butuh koordinasi hingga ke tingkat RT/RW terkait data warga yang sudah divaksinasi. Kita juga akan mensosialisasikan bahwa kegiatan vaksin tersebut aman dan halal,” timpalnya. (Btn)

Editor : Redaksi

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here