KARIMUN, SIJORITODAY.com – Dua anak bersetatus pelajar usia 10 tahun tenggelam terseret arus saat bermain di jembatan Kolong Kelurahan Sungai Lakam Barat Kecamatan Karimun pada Sabtu, (3/7/2021) pukul 15.00 WIB.

Kasat Polairud Polres Karimun Iptu Binsar Samosir mengatakan, pada hari Sabtu (3/7/2021) pukul 15.00 WIB, petugas piket Satpolairud menerima laporan dari masyarakat atas kejadian tenggelamnya dua orang anak tersebut yakni yang berinisial SM (10) dan FP (10).

” Kedua korban diduga terseret arus terseret arus laut saat mandi ditepi pantai dan pintu air. Saat kejadian cuaca bagus namun air laut sedang naik pasang ” ungkap Binsar, Sabtu (3/7/2021).

Binsar menjelaskan, berdasarkan informasi warga, sebelum terseret arus, kedua korban bersama empat orang temannya sedang berenang di lokasi tersebut.

Berdasarkan informasi itu, petugas piket dan unit patroli lainnya melakukan pencarian di TKP. Setelah 30 menit pencarian, petugas menemukan FP korban selamat yang pertama kali timbul ke permukaan air dan langsung dibawa ke Puskesmas Balai untuk diberikan pertolongan. Berselang 20 menit, personil akhirnya menemukan SD dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dilarikan  ke RSUD M Sani Jalan. Poros Karimun.

” Korban telah diberikan pertolongan dengan cara pompa jantung namun tidak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RSUD M. Sani Karimun,” ujarnya.

Setelah dilakukan Visum ET revertum oleh dokter RSUD Karimun, korban SD diketahui tewas setelah banyak terminum air laut dan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada bagian tubuh korban.

Setelah dilakukan visum, korban SD serahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan dan dilakukan pengebumian tergadap korban. Sedangkan korban FP masih dirawat di Puskesmas Karimun.

(Sunar)
Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here