BATAM, SIJORITODAY.com – Polda Kepri menggandeng komunitas wartawan untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 di Kepri.
Sebanyak 200 awak media beserta keluarganya mengikuti giat vaksinasi di Graha Lancang Kuning Polda Kepri.
Pada vaksinasi kali ini, Polda Kepri menargetkan 500 orang dapat divaksinasi.
″Hari ini Humas Polda Kepri mengadakan kegiatan vaksinasi bersama awak media di Kepri, sebanyak 200 orang awak media dan keluarganya menjalani vaksinasi yang digelar di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt, Jum’at (6/8/2021).
Selain awak media, vaksinasi juga diperuntukkan kepada keluarga besar Polda Kepri.
Dalam sambutannya, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Darmawan menerangkan kegiatan ini dalam rangka gelorafikasi vaksinasi dan HUT RI ke-76 dan mencapai target vaksinasi 100 persen di akhir Agustus mendatang. Apalagi Presiden Joko Widodo mencanangkan satu hari sejuta vaksin.
“Kalau hanya dibebankan pada pemerintah mungkin bisa kesulitan sehingga pelaksanaannya dibantu oleh TNI-Polri bahu membahu sehingga target nasional dapat tercapai,” terangnya.
Disampaikan Darmawan, vaksinasi di Polda Kepri juga melayani masyarakat yang tidak memiliki NIK (Nomor Induk Kependudukan).
Ketua AJI Batam Widodo menyambut baik kegiatan vaksinasi yang dicanangkan oleh Polda Kepri. Menurutnya, vaksinasi akan membantu awak media dalam menjalankan profesinya untuk mencari dan membuat berita.
“Kami menyambut ini dengan sangat baik sebagai langkah perlindungan bagi Jurnalis dalam menjalankan aktifitasnya menghimpun, mencari informasi dan membuat berita dan kita sangat mengapresiasi atas langkah Polda Kepri yang sudah menjalani vaksinasi pada teman-teman jurnalis pada hari ini,” ujarnya.
Ketua IJTI Kepri Bagas meminta agar awak media yang telah divaksin untuk tetap menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari penyebaran Covid-19.
“Meskipun kita sudah divaksinasi hal terpentingnya adalah tetap Prokes dilaksanakan karena vaksinasi ini hanya untuk membentengi kita dan tidak memberi jaminan bahwa kita tidak tertular,” pintanya. (*)
Editor: Nuel











































