ROHIL, SIJORITODAY.com – Wakil Ketua DPRD Rokan Hilir, Basiran Nur Efendi menjemput aspirasi warga Jalan Nelayan Kepenghuluan Sungai Nyamuk.

Penyerapan aspirasi ini rangkaian dari kegiatan reses anggota DPRD tahun anggaran 2021.

Dengan menerapkan protokol kesehatan, kedatangan Basiran beserta rombongan disambut hangat oleh warga, tokoh masyarakat, RT/RW, Kepala Dusun dan Penghulu.

Hal itu tampak dari dikalungkan nya bunga oleh warga setempat.

Melihat sambutan hangat dari warga, Ketua DPD II Nasdem Rohil itu sangat mengapresiasi dan berterima kasih.

“Saya hadir beserta staf menyambut aspirasi masyarakat Kepenghuluan Sungai Nyamuk, membangun tali silaturahmi dengan masyarakat Dapil saya,” katanya, Selasa (31/8/2021).

Penghulu Sungai Nyamuk Dariamin mewakili warga menyampaikan aspirasi di antaranya pembangunan mushala yang belum rampung di Jalan Nelayan.

“Awal berdirinya pembangunan mushala ini adalah dari swadaya masyarakat. Namun hingga kini memang belum tuntas dan masih membutuhkan biaya,” ujar Dariamin.

Dariamin menuturkan, warganya secara umum berprofesi sebagai nelayan. Oleh sebab itu ia berharap diberikan bantuan alat pengering ikan.

“Karena secara umum berprofesi nelayan, mohon kepada Bapak Basiran untuk menganggarkan alat oven atau pengering ikan kepada warga saya. Ini sangat bermanfaat agar hasilnya lebih maksimal dibanding menggunakan pengeringan ikan secara manual,” katanya.

Ditambahkannya, warganya juga berharap dibuatkan drainase, pelebaran jalan serta lampu jalan. Juga ada pembinaan dari pemerintah daerah kepada kelompok-kelompok, seperti UMKM.

Basiran Nur Efendi dalam sambutannya mengaku memahami kondisi makasyarakat saat ini, terutama akibat pandemi Covid yang sangat memukul perekonomian masyarakat.

Ia pun berjanji akan memasukkan pembangunan lanjutan Masjid Mushalla yang berada di Jalan Nelayan ke APBD 2022.

“Sebelum tiba di lokasi reses ini, saya diajak singgah oleh Penghulu Dariamin ke mushala dan melihat kondisinya. Saya langsung perintahkan staf saya untuk mencatat dan memasukkannya di APBD 2022 dan akan direalisasikan pada tahun 2023,” sebutnya.

Sementara itu terkait lampu jalan yang dikeluhkan warga, Basiran berjanji akan menyampaikannya ke Pemprov Riau melalui PLN Bagansiapiapi.

“Listrik menjadi tanggung jawab Provinsi Riau. Saya akan sampaikan melalui PLN Bagansiapiapi. Untuk program Reselemen, tambahnya, program itu sudah ditutup, diganti menjadi bedah rumah yang langsung dikelola oleh pemerintah pusat,” bebernya.

Usai acara reses, Basiran secara spontan merogoh koceknya untuk memberi sumbangan pembangunan mushala.

(Donald)
Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here