Boat fiber yang disita penyidik Satreskrim Polres Bintan sebagai barang bukti. Foto Btn

BINTAN,SIJORITODAY.com – Satreskrim Polres Bintan telah memeriksa 9 orang saksi dari mulai Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Bintan, Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Bintan hingga pengelola kawasan wisata Ekang Mangrove Park atas kejadian maut yang merenggut dua nyawa sekaligus pada Minggu (5/9) kemarin.

Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Dwihatmoko selain memeriksa sejumlah saksi, penyidik juga menyita boat fiber serta dua life jacket yang digunakan para korban saat kejadian dan diamankan di Polres Bintan.

“Ada 9 orang yang sudah kita mintai keterangannya,” kata perwira yang akrab disapa Moko itu.

Dari hasil pemeriksaan awal, para korban diduga menanggalkan life jacket usai melaksanakan aktifitas syuting dikawasan wisata itu. “Awalnya dipakai (life jacket), setelah selesai dilepas,” kata dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi.

Kejadian maut yang merenggut dua nyawa kala itu terjadi ketika para korban yang menumpangi boat fiber tengah menyusuri sungai dikawasan wisata Ekang Mangrove Park untuk melakukan pengambilan gambar bersama Genpi Bintan dan Dinas Pariwisata Bintan.

Ketika perjalanan pulang, tetiba boat yang bermesin 5 PK tempel itu terbalik dan dua korban yang tak mengenakan life jacket itu terjatuh ke air lalu tenggelam. Keduanya yakni Wahyu Riyanto serta Benni. Sementara tekong boat yakni Rio berhasil selamat.

Korban Benni sempat diselamatkan dan dievakuasi ke rumah sakit, namun naas dalam perjalanan Benni menghembuskan nafas terakhirnya. Sementara korban Wahyu ditemukan Tim Basarnas beberapa jam setelah kejaduan dalam kondisi meninggal dunia. (Btn)

Editor : Redaksi

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here