TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – Pj Sekretaris Daerah Kepri Lamidi didampingi kepala dinas Pertambangan dan Energi (Tamben), kepala dinas Lingkungan Hidup (LH) dan kepala dinas PUPR menerima audiensi Ikatan Mahasiswa Kabupaten Lingga (IMKL) Tanjungpinang, Senin (20/90).

Rombongan IMKL sebanyak 8 orang dipimpin langsung oleh ketua umum IMKL Alfi Riyan Syaputra.

Dalam pertemuan itu, Alfi Riyan menyampaikan soal dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh para penambang di Dabo Lingga.

Para mahasiswa ini meminta agar pemerintah memperhatikan, atau memberikan pengawasan terhadap penambang yang sedang beroperasi karena dampak lingkungan yang ditimbulkan dinilai mengganggu masyarakat.

Pj Sekda Kepri lamidi mengatakan, saat ini ada inspektur tambang dari Pemerintah Pusat di Lingga untuk mengawasi dan berkoordinsi dengan pemerintah setempat terkait aktivitas tambang di daerah.

Lamidi berharap hal yang didiskusikan bersama IMKL menjadi perhatian khusus oleh tim dari pusat, termasuk dampak lingkungan aktivitas pertambangan yang terjadi.

Masih menyangkut kolam paska tambang, sebagai bentuk solutifnya, Lamidi berharap kedepan bisa dijadikan tempat pemeliharaan ikan.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Tamben) Hendri Kurniadi menerangkan, saat ini terdapat 5 perusahaan tambang di Lingga yang sedang ditunda izin explorasinya. Serta terdapat 2 perusahaan yang dicabut izin tambangnya.

Hal ini dilakukan dengan berbagai alasan, salah satunya memperhatikan dampak lingkungannya.(***)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here