TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Riau Muhammad Dali mengatakan, Disdik Kepri tengah mengupayakan pembangunan gedung tambahan SMAN 28 Batam di tahun mendatang.
Sebenarnya kata Dali, Disdik Kepri telah menganggarkan pembangunan itu di APBD 2021, namun pembangunan itu tidak bisa direalisasikan akibat penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
Pembangunan pun kembali tak dapat direalisasikan di APBD Perubahan 2021 akibat masa anggaran yang tinggal dua bulan hingga Desember mendatang.
“Kita menghitung waktu pelaksanaan pembangunan di APBD Perubahan itu tak cukup, karena tidak cukup pembangunan itu tidak kita laksanakan,” katanya, Kamis (14/10/2021) yang lalu.
Dali menuturkan, Disdik Kepri akan kembali mengusulkan anggaran pembangun gedung tambahan SMAN 28 Batam itu di tahun mendatang.
Ia pun meminta agar Komisi IV DPRD Kepri menyokong usulan pembangunan itu.
“Pak Wahyu yang juga masuk Komisi IV bantu kita proses percepatan pengadaan ruang kelas ini,” pintanya.
Dali mengungkapkan, terdapat 5 sekolah di Batam yang masih kekurangan ruang belajar. Keempatnya adalah SMAN 25, 26, 27, 28 dan SMKN 9 Batam.
Selain menggunakan APBD 2022, ia pun telah memerintahkan Kabid SMA untuk meminta bantuan pembangunan dari Kemendikbud melalui Dirjen Pendidikan Menengah.
Sebelumnya pada Rabu (13/10/2021) yang lalu, Anggota Komisi IV DPRD Kepri Wahyu Wahyudin mengunjungi SMAN 28 Batam.
Dalam kunjungannya, Wahyu miris melihat ratusan siswa terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar 08 Batam.
Hal ini dilakukan akibat belum tersedianya ruangan belajar yang memadai.
Setakat ini, SMAN 28 memang baru memiliki satu gedung yang digunakan untuk ruangan majelis guru.
Sehingga mau tidak mau, 118 siswa yang terbagi atas 4 kelas yang terdiri 2 kelas IPA dan 2 kelas IPS terpaksa menumpang di gedung SD yang memang bertetangga itu.
“Saya sangat kasihan melihat mereka. Saat ini baru satu gedung, yang diperuntukkan sebagai ruang guru. Sarana dan prasarana itu belum ada,” kata Wahyu Wahyudin Anggota DPRD Kepri, Rabu (13/10/2021).
Untuk belajar, angkatan pertama SMAN 28 Batam ini harus menunggu hingga siang hari saat kegiatan belajar mengajar SD 08 Batam selesai.
Menurut Wahyu, keterbatasan sarana prasarana sekolah ini akan berdampak pada rendahnya minat belajar para siswa.
Ia pun meminta agar Gubernur Kepri Ansar Ahmad segera menganggarkan pembangunan gedung baru itu.
Melihat demografi Kecamatan Sei Beduk yang cukup padat, Wahyu memperkirakan akan ada lonjakan siswa di tahun depan.
“Sekolahnya baru tahun ini penerimaan, tapi secara demografis tahun depan pasti akan membludak,” ujarnya.
Selain itu, Wahyu juga meminta agar Pemprov Kepri memprioritaskan pembangunan gedung baru di SMAN 28 Batam.
Idealnya kata Wahyu, sekolah ini sudah seharusnya memiliki 8 ruangan yang terdiri dari 6 rombongan belajar (rombel) dan 2 laboratorium.
“Idealnya 8 ruangan, 6 untuk rombel dan 2 laboratorium,” tambahnya.
(Nuel)








































