Raden Hari Tjahyono, Wakil Ketua DPRD Kepulauan Riau.

BATAM,SIJORITODAY.com – Wakil Ketua DPRD Kepulauan Riau, Raden Hari Tjahyono (RHT) meminta agar Bright PLN Batam sabar dan humanis berhadapan dengan masyarakat yang menolak pembangunan tower Pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT).

Politisi PKS itu juga meminta agar Bright PLN memberikan kompensasi bagi masyarakat yang terdampak pembangunan tower.

RHT menyebut, pembangunan proyek nasional itu masih harus menunggu keputusan kasasi yang masih berproses di Mahkamah Agung.

“Kita tahu ini proyek nasional dan Bright PLN juga masih harus menunggu keputusan kasasi, jadi kita minta Bright PLN bersabar, selain itu kita juga meminta mereka lebih humanis dari aspek pembangunannya yang menimbulkan beragam persoalan sosial ini,” sebutnya, Rabu (19/1/2022).

RHT menegaskan, Bright PLN harus melakukan pemetaan warga terdampak dari pembangunan SUTT ini. Ia pun mendorong Komisi III untuk memediasi pembangunan tower SUTT ini.

“Kita meminta ada pemetaan warga terdampak dan mereka diperhatikan, selain itu saya juga mendorong Komisi III DPRD Kepri untuk segera memediatori persoalan ini jangan sampai berlarut,” tegasnya.

Memang kata RHT pembangunan ini mampu menambah suplay pasokan listrik, namun tetap tidak boleh merugikan masyarakat.

“Tugas negara itu selain membangun ya melindungi, jangan maunya membangun tapi tak mau melindungi, kita berharap warga sekitar pembangunan SUTT terlindungi,” tutupnya. (*)

Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here