TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Kapolsek Tanjungpinang Kota AKP Arsha mengungkapkan penyebab tewasnya Zakaria (64) korban tenggelam di Perairan Penyengat, Minggu (20/3/2022) kemarin.
Menurut Arsha, sebelum tenggelam, korban kelelahan saat menjaring ikan dengan cuaca badai.
menurut keterangan saksi Abdul Kadir, korban menjaring ikan sekira pukul 05:45 WIB di sekitaran perairan Penyengat, di pukul 11:00 saksi Raden Syafril masih melihat korban di dekat pelantar rumahnya.
Saat itu, saksi Syafril melihat sampan korban di terpa angin dan korban masih terlihat duduk di sampan miliknya.
Sekira pukul 14:00 Wib saksi melihat ke arah sampan milik korban dan saat itu korban sudah tidak berada di sampannya.
Sore harinya korban di temukan masyarakat dalam keadaan sudah meninggal dunia tidak jauh dari lokasi awal.
Saat di lakukan pengecekan di tubuh korban dan di saksikan oleh Pegawai Rumah Sakit, terdapat goresan luka di bagian kaki kiri, punggung serta di kemaluan korban di perkirakan korban terkena benda tajam yang ada di dalam perairan penyengat.
“Dari pihak keluarga tidak bersedia dilakukan visum ke rumah sakit dikarenakan korban sudah dibawa ke rumah dan akan dimandikan selanjutnya di kebumikan oleh pihak keluarga,” kata Arsha.
(Misbach)
Editor: Nuel












































