
TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Imigran Afganistan yang sedang melakukan aksi jalan kaki terlibat cekcok dengan pengendara motor di Jalan Peralatan depan kantor United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Tanjungpinang.
Cekcok bermula saat salah satu peserta aksi menendang pengendara yang melintas dan menyebabkan kendaraannya rusak.

Suwandi Widodo, pengendara yang menjadi korban penendangan dan pengerusakan meminta agar peserta aksi bertanggung jawab.
“Tadi di lampu merah simpang Bandara waktu saya lewat tiba-tiba ada yang menendang motor saya sampai jatuh dan rusak,” katanya, Rabu (23/3/2022).
Hendri salah satu warga lain juga mengungkapkan kekesalannya dengan adanya aksi demonstrasi dengan cara long march.
“Kalau mereka mau menyuarakan perwakilan beberapa orang, atau kalau mau demo jangan mengganggu aktivitas masyarakat, mereka jalan dari Ganet sampai ke sini sampai makan setengah badan jalan,” kesalnya.
Sementara itu, Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Syafruddin menerangkan, aksi yang dilakukan oleh para imigran belum mendapat izin dari pihak kepolisian.
“Kalau untuk izin setahu saya tidak ada, tapi kami dari kepolisian tetap mengamankan agar demonstrasi berjalan secara kondusif,” tuturnya.
Ia juga meminta agar korban pengerusakan membuat laporan ke Polsek Tanjungpinang Timur agar dilakukan penyelidikan.
“Korban yang mengalami kerusakan silahkan membuat laporan nanti akan kita coba bantu mengkomunikasikan,” tambahnya.
(Misbach)
Editor: Nuel








































