

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Hasbi mengimbau masyarakat menerapkan protokol kesehatan selama bulan suci Ramadan.
Menurutnya, penerapan protokol kesehatan penting untuk meminimalisir pertambahan kasus Covid-19 baru.
Apalagi kata Hasbi, pemerintah sudah mengizinkan kapasitas 100 persen untuk Masjid yang berada di PPKM Level 1.
“Selalu terapkan Prokes, sekarang pemerintah udah melonggarkan kegiatan ibadah. Jangan nanti naik lagi jumlah kasus kalau tak patuh Prokes,” katanya, Sabtu (2/4/2022).
Hasbi juga meminta agar pengurus Masjid dan Panitia Ramadan memastikan ketersediaan fasilitas penunjang protokol kesehatan dengan baik.
Pengurus Masjid dan panitia Ramadan wajib menyediakan tempat cuci tangan, mengecek suhu tubuh jemaah, menyediakan masker cadangan, tidak menjalankan kotak amal.
Para pengurus Masjid juga diminta untuk melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin, mengimbau jemaah membawa peralatan ibadah dari rumah, dan mengimbau jemaah menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
“Kalau kasus positif rendah, tentu kita akan mendapatkan kemudahan untuk berinteraksi dan beraktivitas selama bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Tak bosan-bosannya Hasbi mengimbau masyarakat untuk mengikuti vaksinasi booster di fasilitas kesehatan terdekat.
Booster penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh, apalagi pemerintah mewajibkan booster sebagai syarat mudik lebaran.
“Ayo kita ikuti vaksinasi booster, wujudkan Kepri bebas Covid-19,” tambahnya.
(Helen)
Editor: Nuel










































