
TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Riau, Junaidi memprediksi 61 ribu warga Kepri akan mudik saat libur nasional Lebaran dan cuti bersama Idul Fitri 1443 Hijriah.
“Indonesia itu kenaikannya itu ada 8 persen, sekitar 85 juta masyarakat Indonesia yang akan melaksanakan mudik, kalo di kita saya lihat kenaikannya sekitar 3 persen,” katanya, Senin (18/4/2022).
Junaidi menerangkan, pemudik akan di dominasi warga Batam dan Tanjungpinang.
“Kalau Batam itu sekitar 5 persen itu ya,” ujarnya.
Tinggi nya jumlah pemudik ini akibat kelonggaran yang diberikan pemerintah untuk masyarakat yang ingin memanfaatkan libur Lebaran dan cuti bersama Idul Fitri untuk mudik.
Kepala KKP Kelas II Tanjungpinang, Agus Jamaludin mengatakan, pemudik yang belum mengikuti vaksinasi booster diwajibkan melakukan antigen dengan masa berlaku 1×24 jam atau rapid test PCR dengan masa berlaku 3×24 jam.
Sementara, pemudik yang belum dosis kedua diwajibkan melakukan rapid test PCR dengan masa berlaku 3×24 jam sebelum masa keberangkatan.
KKP Kelas II Tanjungpinang pun akan terus menggesa percepatan vaksinasi dosis kedua dan booster dengan membuka layanan vaksinasi di tiap-tiap pelabuhan.
“Mengingat pemerintah menargetkan hingga akhir April ini capaian vaksinasi booster mencapai 50 persen. Belakangan antigen kan sudah melekat dengan persyaratan mudik lebaran yang telah ditetapkan pemerintah,” tuturnya.
Agus pun mengimbau masyarakat untuk menyegerakan vaksinasi booster, agar tidak perlu mengikuti antigen.
“KKP sejak lama sudah mengimbau masyarakat untuk melakukan booster, baik yang akan mudik ataupun tidak,” tambahnya.
Penulis: Helen
Editor: Nuel









































