Sembako Dinsos Tanjungpinang
Bantuan paket sembako Dinsos Tanjungpinang yang dikeluhkan masyarakat.

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Pembagian sembako oleh Dinas Sosial Tanjungpinang mendapatkan kritikan dari masyarakat.

Seperti yang diungkapkan oleh Wan warga Jalan Pramuka, ia mengatakan bahwa sembako yang dibagikan itu tidak lengkap karena tidak ada beras.

Bantuan sembako yang dibagikan Dinsos hanya berisikan gula, tepung, minyak goreng, sirup, dan mentega.

Menurut Wan, sembako ini tidak memenuhi kebutuhan sahurnya saat ini, yang ia butuhkan ada nasi, bahkan tidak memikirkan lauk dengan kondisi keuangannya saat ini.

“Saya lebih merasa cukup jika diberikan beras. Semabko kali ini tidak ada, padahal saya secara pribadi berharap,” paparnya lirih.

Ia pun berharap pemerintah kembali meninjau bantuan sembako dan pemerintah juga harus peka terhadap kebutuhan masyarakat.

“Beras menjadi kebutuhan utama untuk makan kalau lauk masih bisa diakali,” ucapnya.

Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Reni pun menyoroti paket sembako Dinsos Tanjungpinang ini.

Ia mengaku banyak menerima aduan soal sembako ini, seyogyanya tersedia beras. Komponen pokok yang harus dimiliki masyarakat.

“Wajar masyarakat kecewa, beras menjadi kebutuhan dasar yang harus dimiliki warga di rumah. Bahkan ada warga yang kecewa sekali tidak menerima beras,” paparnya.

Reni pun meminta pemerintah memperhatikan aduan ini. Jangan sampai, setiap pemberian sembako tidak ada beras.

Ia mencotohkan, alokasi anggaran per penerima Rp100 ribu. Maka harus diplot berkas 5 kilo seniai Rp60-Rp70 ribu.

Sisanya, baru memberi minyak goreng maupun item lainnya.

“Memang lebih baik kalau di tambah telur, cuman kalau merasa beresiko khawatir pecah maka bisa diganti yang lainnya,” ucapnya.

Reni menuturkan, bantuan kali ini sembako keagamaan. Meski demikian, beras tetap menjadi item wajib yang disediakan.

Apalagi di tengah menghadapi perekonomian saat ini. Banyak masyarakat yang kesulitan keuangan. Bahkan hanya untuk membeli beras.

“Saya belum tahu pasti berapa anggaran per KK. Namun berapa pun itu, seyogyanya ada beras ditambah item lainnya,” ungkapnya.

Bahkan, jika anggarannya Rp80 ribu per KK pun item berkas tetap bisa tersedia.

Kepala Dinas Sosial Tanjungpinang, Fattah menuturkan, penerima sembako kali ini 24.327 KK.

Disinggung mengenai alokasi anggaran per KK, Fattah memilih tidak menjawab.

Penulis: Miscbah
Editor: Liza

 

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here